Perbedaan Active Voice Dan Passive Voice

Perbedaan Active Voice Dan Passive Voice

Salah satu materi yang perlu dipelajari seorang pemula dalam Bahasa Inggris adalah perbedaan active voice dan passive voice. Keduanya sering digunakan dalam kalimat, baik lisan maupun tulisan.

Active voice, dalam sebuah kalimat, menunjukkan bahwa noun atau pronoun bertindak sebagai subjek dan melakukan tindakan (verb). Sedangkan passive voice menunjukkan bahwa subjek dikenai oleh verb atau tindakan tertentu dalam sebuah kalimat. Passive voice mengindikasikan bahwa subjek dalam kalimat tersebut tidak lagi aktif, tetapi pasif.

Pembahasan Lengkap tentang Active Voice dan Passive Voice

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perbedaan active voice dan passive voice, berikut penjelasannya:

Rumus

Active voice digunakan umumnya untuk memberikan informasi dengan cara langsung dan jelas. Pastikan kamu tidak menggunakan passive voice walaupun pada saat itu penyampaian informasi terdengar lebih baik menggunakan kalimat pasif. Hal ini karena passive voice hanya digunakan pada saat diperlukan saja.

Active voice memiliki subjek yang melakukan tindakan, dan passive voice adalah di mana subjek menerima suatu tindakan. Jika kamu ingin mengkomunikasikan gagasan maupun ide secara efektif dan jelas, terutama dalam kondisi profesional, maka penggunaan active voice sangat disarankan.

Jika kamu ingin menguasai penggunaan active voice dan passive voice, gunakan struktur dan formula berikut ini:

Active voice: Subject + Verb + Object

Passive voice: Object + Verb + Subject

Perbedaan

Melakukan analisa tentang perbedaan active voice dan passive voice akan membantu kamu untuk menggunakan kedua bentuk kalimat tersebut secara efektif. Berikut adalah perbedaan antara keduanya:

Active voice

  • Menunjukkan bahwa subjek melakukan suatu tindakan.
  • Active voice tidak membutuhkan linking verb.
  • Active voice fokus pada pelaku dalam tindakan.
  • Memiliki intonasi yang sifatnya kuat, langsung, dan jelas.

Passive voice

  • Menunjukkan bahwa subjek dikenai oleh suatu tindakan atau verb dalam sebuah kalimat.
  • Passive voice menggunakan linking verb yang diikuti past participle dari main verb.
  • Memiliki intonasi yang tidak langsung dan lemah.

Susan painted the house.

Kalimat tersebut adalah contoh active voice karena menunjukkan apa yang dilakukan oleh Susan sebagai subjek. Jika diubah dalam bentuk passive voice, maka kalimat tersebut akan menjadi: The house was painted by Susan.

Baca juga : Rangkuman Rumus Passive Voice 16 Tenses

Aturan Merubah Active Voice Ke Passive Voice

Saat merubah active voice ke dalam bentuk passive voice, dan sebaliknya, terdapat perubahan yang harus diperhatikan pada tenses dan pronouns yang digunakan dalam kalimat.

Aturan konversi active ke passive voice
TenseVoiceSimple TenseContinuous TensePerfect TensePerfect Continuous Tense
PresentActiveSusan plays basketball.Susan is playing basketball.Susan has played basketball.Susan has been playing basketball.
PassiveBasketball is played by Susan.Basketball is being played by Susan.Basketball has been played by Susan.No passive.
PastActiveSusan played BasketballSusan was playing basketball.Susan had played basketball.Susan had been playing basketball.
PassiveBasketball was played by Susan.Basketball was being played by SusanBasketball had been played by Susan.No passive.
FutureActiveSusan will play basketballSusan will be playing basketballSusan will have played basketballSusan will have been playing basketball
PassiveBasketball will be played by SusanNo PassiveBasketball will have been played by SusanNo passive

Saat merubah active voice ke passive voice, perhatikan untuk merubah bagian subjek dan objek. Selanjutnya, perhatikan penggunaan verb. Rubah main verb menjadi past participle atau bentuk ketiga. Setelah merubah main verb, gunakan auxiliary verb untuk mengatur tense dalam kalimat.

Untuk membuat kalimat passive, selalu gunakan preposisi ‘by’ sebelum subjek. Jika terdapat adverb dalam kalimat active voice dan kamu ingin merubah kalimat menjadi passive voice, tetap cantumkan adverb tersebut.

Baca Juga : Ciri Ciri Passive Voice

Benefit Belajar Active dan Passive Voice

Sekarang, kamu sudah memahami tentang apa saja perbedaan active voice dan passive voice. Pembahasan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman struktur kalimat. Selain itu, kamu juga dapat mengenal bagaimana subjek, verb, dan juga objektif dapat diatur dalam tipe kalimat yang berbeda.

Kemampuan memahami passive dan active voice juga akan meningkatkan keterampilan menulis dengan menyediakan fleksibilitas lebih luas bagi penulis. Sehingga kamu dapat menggunakan kalimat yang lebih variatif. Kamu juga dapat menyampaikan informasi dengan berbagai cara sesuai kebutuhan.

Untuk kamu yang masih merasa kesulitan dalam memahami penjelasan di atas, artinya kamu tidak bisa belajar sendiri. Kamu membutuhkan bimbingan dari tutor bahasa Inggris yang suportif. Di ICAN English, kamu bisa mendapatkan materi lebih banyak dengan penjelasan-penjelasan yang mudah dipahami. Seluruh materi tersebut disampaikan dengan menggunakan metode belajar yang interaktif.

Program Cicilan Bank Permata
Program Cicilan Bank BCA
Cicilan-0%-Permata
Cicilan-0%-BCA
Form Konsultasi