Perbedaan Kata Benda dan Kata Sifat dalam Bahasa Inggris

Memahami Perbedaan Kata Benda & Kata Sifat dalam Bahasa Inggris

Banyak siswa seringkali terjebak saat harus membedakan antara kata benda (nomina) dan kata sifat (adjektiva), padahal keduanya memiliki peran yang sangat berbeda dalam kalimat. Kata benda berfungsi untuk menamai objek, orang, tempat, atau ide, sementara kata sifat bertugas memberikan keterangan atau ciri khusus pada kata benda tersebut.

Cara termudah untuk membedakannya adalah dengan mencoba menyandingkannya dengan kata “sangat”. Jika sebuah kata bisa diawali dengan “sangat” (seperti sangat pintar atau sangat tinggi), maka itu adalah kata sifat. Sebaliknya, kata benda tidak akan masuk akal jika diberi imbuhan tersebut, karena kita tidak bisa mengatakan “sangat meja” atau “sangat sekolah”. Untuk menguasai perbedaan ini dengan cara yang menyenangkan, cobalah metode visualisasi dan asosiasi.

Apa Itu Kata Benda (Noun)?

Kata benda atau noun merupakan kelas kata yang digunakan untuk menamai segala sesuatu, mulai dari sosok manusia, hewan, tempat, hingga benda mati dan konsep abstrak seperti ide atau perasaan. Dalam struktur kalimat, kata benda memegang peranan kunci karena berfungsi sebagai Subjek yang melakukan tindakan atau sebagai Objek yang menerima tindakan. Ciri utama kata benda adalah ia biasanya dapat diikuti oleh kata ganti kepunyaan (seperti bukuku) atau diawali dengan kata penunjuk (seperti sebuah meja atau itu rumah), namun tidak bisa digabungkan langsung dengan kata “sangat”.

Dalam penggunaan kalimat, rumus dasar yang melibatkan kata benda biasanya menempatkannya sebagai Subject (S) di awal kalimat atau Object (O) setelah kata kerja. Pola yang paling umum digunakan adalah Subject + Verb + Object, contohnya pada kalimat “The boy (S) kicks the ball (O)”, dimana kedua posisi tersebut diisi oleh kata benda. Selain itu, kata benda juga sering dipasangkan dengan determinan seperti a, an, the atau kata ganti milik (my, your) untuk memperjelas identitas benda tersebut dalam sebuah konteks komunikasi.

Contoh kalimatnya: 

  • The cat eats the fish (Kucing itu memakan ikan tersebut.)
  • My father drives a car (Ayahku mengendarai sebuah mobil)
  • Sinta reads a book (Sinta membaca sebuah buku.)
  • The chef cooks soup (Koki itu memasak sup.)
  • Children play football (Anak-anak bermain sepak bola.)

Apa Itu Kata Sifat (Adjective)?

Adjective adalah kelas kata yang berfungsi untuk menjelaskan, menggambarkan, atau memberikan informasi tambahan pada kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun). Kata sifat ini biasanya memberikan detail mengenai kualitas, ukuran, warna, bentuk, atau sifat dari benda tersebut sehingga pendengar mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Misalnya, alih-alih hanya mengatakan “mobil”, kamu bisa menggunakan kata sifat menjadi “mobil merah” atau “mobil mewah” untuk memberikan informasi yang lebih spesifik.

Dalam struktur kalimat bahasa Inggris, ada dua rumus utama untuk menempatkan adjective. Pertama adalah pola Attributive, di mana kata sifat diletakkan tepat sebelum kata benda  [Adjective + Noun], contohnya “a smart student”. Kedua adalah pola Predicative, di mana kata sifat diletakkan setelah kata kerja penghubung (linking verb/to be) dengan rumus [Subject + To Be + Adjective], contohnya “The student is smart”. Dengan rumus ini, kata sifat berfungsi sebagai pelengkap yang menerangkan kondisi dari subjek kalimat tersebut.

Contoh kalimatnya: 

  • I bought a new phone. (Saya membeli sebuah telepon baru.)
  • She has a beautiful voice. (Dia memiliki suara yang indah.)
  • They live in a small village. (Mereka tinggal di sebuah desa kecil.)
  • The weather is hot today. (Cuaca hari ini panas.)
  • The English test was difficult. (Ujian bahasa Inggris itu sulit.)
  • This coffee is bitter. (Kopi ini pahit.)

Kata Benda vs Kata Sifat: Apa Saja Perbedaannya?

Memahami perbedaan antara Kata Benda (Noun) dan Kata Sifat (Adjective) adalah langkah awal yang paling penting dalam belajar tata bahasa (grammar), baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. berikut ini adalah beberapa perbedaan dari keduanya yang akan disajikan dalam bentuk tabel : 

Kata Benda (Noun)Kata Sifat (Adjective)
Menamai orang, tempat, benda, atau ide.Menjelaskan atau memberi sifat pada kata benda.
“Apa?” atau “Siapa?”“Yang mana?”, “Bagaimana?”, atau “Berapa banyak?”
Dapat diikuti kata ganti milik (misal: Rumahku, Mobilnya).Dapat diawali kata keterangan tingkatan (misal: Sangat cantik, Lebih cepat).
Berperan sebagai Subjek atau Objek.Berperan sebagai Penjelas
Menggunakan kata “Bukan” (misal: Bukan guru).Menggunakan kata “Tidak” (misal: Tidak ramah).
Meja, Guru, Keadilan, Jakarta, Air.Tinggi, Merah, Berani, Mahal, Dingin.

Membedakan Noun (kata benda) dan Adjective (kata sifat) adalah langkah awal yang paling penting dalam menguasai tata bahasa Inggris. Keduanya memiliki peran yang sangat berbeda dalam sebuah kalimat.

Baca Juga:
Mengenal Apa Itu Kata Sifat dalam Bahasa Inggris dan Jenisnya
Bentuk dan Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Inggris

Cara Belajar Membedakan Noun dan Adjective

Untuk membedakan kedua hal ini kamu perlu memahami peran dari keduanya dalam sebuah kalimat. Noun (Kata Benda) memiliki fungsi sebagai nama dari sesuatu dapat berupa orang, tempat, benda mati, hingga ide abstrak (seperti kebahagiaan). Sementara Adjective (Kata Sifat) memiliki fungsi yaitu sebagai penjelas. Ia memberikan informasi tambahan tentang Noun (warna, ukuran, perasaan, atau kualitas).

Menggunakan “The” dan “Very”

Untuk mengidentifikasi jenis kata secara cepat, kamu dapat menggunakan dua metode pengujian sederhana yang mengandalkan logika kebahasaan. Untuk menguji sebuah Noun, gunakanlah kata sandang “The” di depannya jika frasa tersebut terdengar masuk akal seperti pada “The Chair”, maka kata tersebut adalah kata benda.

Sebaliknya, untuk menguji sebuah Adjective, gunakanlah kata keterangan “Very” (Sangat); jika kata tersebut dapat dipadukan dengan pas seperti pada “Very Happy”, maka ia tergolong sebagai kata sifat. Metode eliminasi ini sangat efektif karena kata benda tidak akan terdengar logis jika diawali dengan “Very” (Very Table), dan kata sifat tidak akan terdengar alami jika diawali dengan “The” (The Beautiful) tanpa adanya konteks tambahan.

Mengenali Melalui Akhiran Kata

Selain menggunakan logika tes kata, kamu juga bisa mengenali jenis kata secara visual melalui suffix atau akhiran pada kata tersebut. Kata benda atau Noun seringkali diakhiri dengan penanda seperti -tion, -ness, -ity, -ment, atau -ship, yang mengubah sebuah akar kata menjadi entitas atau konsep seperti pada kata Education atau Friendship.

Di sisi lain, Adjective memiliki pola akhiran tersendiri seperti -ful, -ous, -ive, -able, atau -ish yang berfungsi mengubah makna kata menjadi sebuah karakteristik atau sifat, contohnya pada kata Beautiful atau Dangerous. Dengan memahami pola akhiran ini, kamu dapat dengan cepat menentukan peran sebuah kata dalam kalimat bahkan sebelum mencari maknanya di kamus.

Melihat Posisi dalam Kalimat

Dalam sebuah kalimat, posisi kata merupakan petunjuk visual yang sangat kuat untuk menentukan fungsinya, di mana Adjective umumnya memiliki dua posisi utama, yaitu tepat sebelum Noun untuk memberikan deskripsi langsung seperti pada frasa “A blue sky”, atau muncul setelah kata kerja penghubung (to be) seperti dalam kalimat “The cake is sweet”.

Di sisi lain, Noun biasanya menempati posisi strategis sebagai jangkar kalimat, baik bertindak sebagai subjek yang melakukan aksi maupun sebagai objek yang menerima aksi, contohnya pada kalimat “The cat eats fish” dimana “cat” dan “fish” adalah kata benda. Dengan memahami pemetaan posisi ini, kamu dapat dengan mudah membedah struktur kalimat dan memahami hubungan antara si pelaku, objeknya, dan karakteristik yang menyertainya.

Baca Juga: Kata Benda Tunggal dan Jamak dalam Bahasa Inggris
Daftar Kosa Kata Benda Bahasa Inggris

Membedakan antara kata benda (noun) yang berfungsi sebagai penanda identitas objek dan kata sifat (adjective) sebagai pemberi karakteristik dapat dilakukan dengan mudah melalui tes kata “sangat” atau “very”, pengenalan akhiran kata (suffix), serta pemahaman posisi kata dalam struktur kalimat. Dengan menguasai perbedaan fungsi ini, kamu dapat menyusun kalimat yang lebih deskriptif dan akurat, baik saat menempatkan kata sifat sebelum kata benda maupun setelah to be.

Untuk memperdalam pemahaman tata bahasa ini secara lebih profesional dan menyenangkan, kamu dapat bergabung dengan program General English di ICAN English, tempat belajar bahasa Inggris yang menyediakan mentor ahli untuk membantu kamu dalam menguasai penggunaan noun dan adjective hingga mahir dalam percakapan sehari-hari.

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel