Di era globalisasi yang bergerak begitu cepat, bahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan telah bertransformasi menjadi “paspor” utama dalam dunia kerja profesional. Banyak dari perusahaan multinasional hingga startup lokal kini semakin gencar menetapkan standar kemahiran bahasa Inggris sebagai syarat mutlak dalam proses rekrutmen. Hal ini terjadi karena bahasa Inggris diakui sebagai jembatan komunikasi universal yang memungkinkan kolaborasi lintas negara, akses terhadap teknologi terbaru, serta penguasaan literatur bisnis internasional yang penting bagi pertumbuhan karir kamu di masa depan.
Memasuki pasar kerja internasional berarti kamu harus mampu membuktikan kemampuan bahasa tersebut melalui sertifikasi yang diakui secara global. Terdapat berbagai macam tes yang berlaku sesuai dengan kebutuhan industri dan wilayah, seperti TOEFL (Test of English as a Foreign Language) yang populer untuk standar akademik dan Amerika, IELTS (International English Language Testing System) yang menjadi standar emas di Inggris, Australia, dan Eropa, hingga TOEIC (Test of English for International Communication) yang dirancang khusus untuk mengukur kemahiran bahasa Inggris dalam lingkungan bisnis sehari-hari.
Topik Pembahasan
Jenis Tes Bahasa Inggris Untuk Bekerja
Mencari pekerjaan terutama di perusahaan multinasional atau di luar negeri memang memerlukan bukti kemampuan bahasa Inggris yang valid. Tidak semua tes diciptakan sama ada yang fokus pada komunikasi kantor sehari-hari, ada pula yang sangat teknis. Berikut adalah jenis tes bahasa Inggris yang paling umum digunakan untuk dunia kerja:
1. Test Of English As A Foreign Language atau TOEFL
Test of English as a Foreign Language (TOEFL) adalah ujian standarisasi internasional untuk mengukur kemahiran bahasa Inggris bagi penutur non-asli yang dikelola oleh ETS, dengan format paling populer saat ini yaitu iBT (internet-Based Test) yang menguji kemampuan Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
Dalam dunia profesional, sertifikat TOEFL sering menjadi syarat administrasi untuk menunjukkan bahwa calon karyawan mampu berkomunikasi secara efektif dalam lingkungan kerja global. Secara umum, skor yang sering ditetapkan sebagai ambang batas aman untuk melamar pekerjaan di instansi pemerintah (CPNS), BUMN, atau perusahaan swasta nasional berkisar antara 450 hingga 500 untuk jenis TOEFL ITP (setara dengan 45-61 pada TOEFL iBT), sementara untuk posisi yang lebih kompetitif atau perusahaan multinasional, syarat skor biasanya lebih tinggi, yakni minimal 550 (ITP) atau 80 ke atas (iBT).
2. International English Language Testing System atau IELTS
International English Language Testing System (IELTS) adalah uji kemahiran bahasa Inggris paling populer di dunia untuk keperluan migrasi dan pendidikan tinggi, yang mengukur empat keterampilan utama yakni Listening, Reading, Writing, dan Speaking dengan skala skor (Band Score) dari 1 hingga 9.
Berbeda dengan tes lainnya, IELTS menonjol karena interaksi langsung dalam sesi Speaking dan tersedia dalam dua modul, yaitu Academic serta General Training. Untuk keperluan memasuki dunia kerja, perusahaan atau instansi biasanya menetapkan syarat skor minimal di angka 6.0 hingga 6.5 sebagai standar kompetensi tingkat menengah-atas (competent user), namun untuk profesi yang membutuhkan komunikasi intensif seperti tenaga medis, hukum, atau posisi manajerial di perusahaan multinasional, standar yang diminta sering kali mencapai skor 7.0 atau lebih tinggi.
3. Certificate of Advanced English atau CAE
Certificate of Advanced English (CAE), yang kini resmi dikenal sebagai C1 Advanced, merupakan ujian kualifikasi tingkat tinggi dari Cambridge English yang membuktikan bahwa seseorang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang mendalam dan standar untuk kebutuhan profesional maupun akademis yang kompleks.
Sertifikat ini sangat dihargai oleh perusahaan global karena masa berlakunya yang seumur hidup (berbeda dengan TOEFL atau IELTS yang berlaku dua tahun) dan menunjukkan bahwa pemegangnya mampu mengikuti rapat bisnis, melakukan riset tingkat lanjut, serta berkomunikasi dengan kelancaran setara penutur asli. Untuk persyaratan masuk kerja, perusahaan biasanya menetapkan syarat kelulusan minimal pada Level C1 (skor 180–199 dalam Cambridge English Scale), namun untuk posisi senior atau teknis yang sangat menuntut, skor di atas 200 (Level C2) akan memberikan nilai tawar yang jauh lebih tinggi dan menunjukkan kompetensi luar biasa.

4. Test Of English For International Communication atau TOEIC
Test of English for International Communication (TOEIC) adalah ujian standarisasi yang dirancang khusus untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks lingkungan kerja global sehari-hari, seperti rapat, presentasi, dan korespondensi bisnis.
Berbeda dengan TOEFL atau IELTS yang cenderung bersifat akademis, TOEIC lebih praktis dan fokus pada situasi profesional, dengan format paling umum berupa Listening & Reading yang memiliki skor total maksimal 990. Untuk persyaratan masuk kerja di perusahaan swasta nasional, BUMN, atau maskapai penerbangan, syarat skor minimal yang umum diminta biasanya berkisar antara 600 hingga 700, sedangkan untuk posisi staf ahli atau penempatan di kantor pusat perusahaan multinasional, standar yang diharapkan sering kali lebih tinggi, yakni minimal 785 hingga 850 (Level Gold).
5. Duolingo English Test atau DET
Duolingo English Test (DET) adalah ujian kemahiran bahasa Inggris berbasis komputer yang memanfaatkan teknologi AI untuk memberikan tes yang adaptif, efisien, dan dapat dilakukan dari rumah kapan saja.
Berbeda dengan tes konvensional yang memakan waktu berjam-jam, DET hanya berlangsung sekitar satu jam dan mencakup penilaian terintegrasi atas kemampuan Literacy, Comprehension, Conversation, dan Production dengan skala skor 10 hingga 160. Karena kepraktisan dan biayanya yang lebih terjangkau, DET mulai banyak diterima sebagai syarat rekrutmen di berbagai perusahaan rintisan (startup) teknologi dan institusi internasional, di mana syarat skor umum untuk memasuki dunia kerja biasanya berkisar antara 105 hingga 120 (setara dengan tingkat Upper Intermediate), sementara untuk posisi yang memerlukan komunikasi tingkat tinggi, perusahaan seringkali meminta skor dengan minimal 125 ke atas.
Baca Juga:
Jenis Tes Bahasa Inggris
Tes Bahasa Inggris Untuk Wawancara Kerja
Pemilihan jenis tes bahasa Inggris yang tepat, apakah itu TOEFL, IELTS, CAE, TOEIC, atau DET sangat bergantung pada profil perusahaan dan negara tujuan karir kamu. TOEFL dan TOEIC menjadi standar kuat untuk korporat serta instansi pemerintah, sementara IELTS dan CAE menawarkan pengakuan mendalam untuk pasar kerja internasional di Eropa dan Australia, sedangkan DET hadir sebagai solusi modern yang praktis.
Untuk memastikan kamu dapat mencapai skor target yang diminta oleh perusahaan impian, ICAN Learning Centre (ILC) hadir sebagai mitra persiapan bahasa Inggris yang komprehensif. ILC menyediakan berbagai macam program pelatihan intensif yang dirancang khusus untuk berbagai jenis ujian tersebut, didukung oleh pengajar berpengalaman dan simulasi tes yang akurat. Dengan bergabung di ILC, tentunya kamu tidak hanya belajar tentang tata bahasa, tetapi juga strategi teknis dalam menaklukkan soal-soal spesifik, sehingga sertifikasi bahasa Inggris yang kamu miliki benar-benar menjadi aset kuat untuk mengakselerasi jenjang karir profesional kamu.





