Pernahkah kamu merasa bingung saat ingin menyebut sebuah karya sastra indah dalam bahasa Inggris, apakah harus menggunakan istilah “poem” atau “poetry”? Meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai “puisi” dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris keduanya memiliki fungsi dan makna yang berbeda secara teknis.
Memahami perbedaan ini sangat penting agar kamu tidak hanya terdengar fasih, tetapi juga tepat dalam mengapresiasi karya sastra, baik saat sedang berbincang santai maupun dalam diskusi yang lebih formal.
Topik Pembahasan
Perbedaan Poem dan Poetry dalam Bahasa Inggris
Memahami perbedaan antara Poem dan Poetry adalah kunci untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki pemahaman bahasa Inggris yang mendalam. Meskipun keduanya berkaitan erat, perbedaan utama terletak pada cakupan dan sifat katanya dalam tata bahasa. Berikut adalah rincian perbedaan yang perlu kamu ketahui:
| Poem | Poetry |
| Satu karya puisi | Puisi sebagai seni atau konsep |
| Untuk menyebut satu puisi tertentu | Untuk menyebut puisi secara umum |
| Spesifik | Umum / konseptual |
| Countable Noun (Kata benda yang dapat dihitung). | Uncountable Noun (Kata benda yang tidak dapat dihitung). |
| Memiliki bentuk jamak (Poems). | Tidak memiliki bentuk jamak (Bukan Poetries). |
| Berwujud sebagai satu satuan tulisan yang memiliki judul dan bait. | Bersifat lebih abstrak sebagai sebuah konsep seni atau gaya penulisan. |
| “I read a beautiful poem by Maya Angelou today.” | “She has a deep passion for 18th-century English poetry.” |
Secara sederhana, perbedaan utamanya terletak pada unit dan koleksinya jika “poem” merujuk pada satu karya individu atau satu bait utuh yang memiliki judul, maka “poetry” adalah istilah umum yang merujuk pada bentuk seni atau genre sastra secara keseluruhan. Ibarat sebuah perpustakaan, poem adalah sebuah buku yang kamu baca, sementara poetry adalah seluruh kumpulan buku sastra yang ada di rak tersebut.

Tips Membuat Puisi dalam Bahasa Inggris
Mengasah kemampuan dalam dunia sastra, khususnya teks puisi (poetry), membutuhkan kombinasi antara penguasaan kosakata, pemahaman ritme, dan kepekaan emosional. Menulis atau menganalisis puisi bukan hanya soal rima, tetapi soal bagaimana kamu dapat “melukis” perasaan menggunakan kata-kata. Berikut adalah tips praktis untuk membantu kamu mengasah kemampuan dalam poetry text:
Perbanyak Membaca Berbagai Gaya Puisi
Memperluas wawasan dengan membaca berbagai jenis puisi merupakan langkah kunci untuk memperkaya referensi gaya bahasa, ritme, dan kedalaman emosi dalam menulis. kamu sebaiknya tidak hanya terpaku pada satu gaya saja, tetapi mulailah menjelajahi narrative poetry untuk belajar seni bercerita, lyric poetry untuk mendalami ungkapan perasaan yang personal, serta membandingkan kebebasan ekspresi dalam free verse dengan kedisiplinan struktur ketat pada sonnet.
Dengan menyerap berbagai genre ini, kamu secara otomatis akan melatih kepekaan terhadap pilihan diksi dan pola kalimat yang berbeda, sehingga kemampuan kamu dalam menyampaikan pesan menjadi jauh lebih kaya dan bervariasi.
Pahami Ritme dan Rima
Membaca puisi dengan suara keras merupakan langkah penting karena puisi pada hakikatnya adalah karya yang diciptakan untuk didengar, bukan sekadar dibaca dalam hati. Dengan menyuarakannya, kamu dapat mendengarkan ritme yang tercipta, merasakan tekanan pada setiap kata yang memberikan bobot makna, serta lebih peka terhadap jeda baris yang berfungsi sebagai napas dalam sebuah bait.
Praktik ini membantu kamu untuk menangkap jiwa dan emosi dari setiap baris kalimat, sehingga kamu tidak hanya memahami teks secara visual, tetapi juga merasakan melodi dan resonansi bahasa yang membuat sebuah puisi menjadi lebih hidup dan berkesan.
Latihan menulis secara rutin (walau pendek)
Latihan menulis secara rutin, meskipun dalam porsi yang pendek, merupakan cara terbaik untuk mengasah kreativitas tanpa harus merasa terbebani oleh standar kesempurnaan diawal proses. kamu bisa mulai dengan menulis puisi sederhana sebanyak 4–6 baris yang hanya fokus pada satu emosi spesifik dan satu gambaran visual yang kuat, seperti suasana hujan, kesunyian malam, atau hangatnya secangkir kopi.
Dengan membatasi ruang lingkup tulisan ini, kamu akan lebih mudah untuk menjaga konsistensi harian, karena pada tahap belajar, konsistensi jauh lebih penting daripada kesempurnaan demi membangun kepekaan diksi yang tajam secara perlahan namun pasti.
Gunakan majas & imaji
Penggunaan majas dan imaji merupakan kunci utama untuk menciptakan puisi yang kuat, karena bahasa kiasan mampu mengubah pernyataan biasa menjadi ungkapan yang jauh lebih mendalam dan artistik. Kamu dapat melatih kreativitas dengan menerapkan metaphor untuk menyamakan dua hal secara langsung seperti “Time is a thief”, menggunakan simile untuk perbandingan yang eksplisit seperti “Like a falling leaf”, atau menghidupkan benda mati melalui personification seperti “The wind whispers”.
Dengan rutin berlatih mengubah kalimat sehari-hari yang datar menjadi rangkaian kata puitis yang kaya akan citraan, kamu akan semakin mahir dalam membangun suasana yang mampu menyentuh panca indera dan emosi pembaca secara lebih intens.
Analisis puisi orang lain
Melakukan analisis terhadap puisi karya orang lain adalah cara yang sangat efektif untuk memahami mekanisme dibalik sebuah tulisan yang hebat. Alih-alih hanya membaca secara sekilas, kamu perlu membedah setiap elemennya dengan mengajukan pertanyaan kritis kepada diri sendiri, seperti apa tema utama yang ingin disampaikan, kata-kata spesifik mana yang memiliki daya ledak paling kuat, serta emosi apa yang sebenarnya muncul saat baris-baris tersebut dibaca.
Dengan membiasakan diri untuk membedah struktur dan diksi secara mendalam, kamu akan mendapatkan wawasan tentang teknik yang digunakan penyair profesional untuk menyentuh hati pembaca, yang nantinya dapat kamu adaptasi ke dalam gaya penulisan kamu sendiri.
Perkaya kosakata emosional
Memperkaya kosakata emosional adalah langkah penting untuk menghidupkan setiap baris puisi kamu, karena diksi yang spesifik mampu menggambarkan perasaan dengan jauh lebih presisi. Alih-alih berhenti pada kata-kata umum seperti sad, happy, atau angry, cobalah beralih ke pilihan kata yang lebih dalam seperti melancholy untuk kesedihan yang puitis, bliss untuk kebahagiaan yang sempurna, rage untuk kemarahan yang meluap, atau longing untuk kerinduan yang mendalam.
Dengan menggunakan kosakata yang lebih bervariasi dan terperinci, kamu dapat memberikan dimensi baru pada karya kamu, sehingga pembaca tidak hanya sekedar mengerti apa yang kamu rasakan, tetapi juga dapat merasakan intensitas emosi tersebut secara nyata.
Baca juga:
Perbedaan Congratulation dan Congratulations Dalam Bahasa Inggris
Apa Itu Procedure Text? Ini Penjelasan, Contoh Kalimat, dan Penggunaannya
Memahami perbedaan antara poem dan poetry serta menguasai teknik penulisannya merupakan langkah awal yang penting bagi siapa pun yang ingin menyelami dunia sastra Inggris. Kesimpulannya, jika kamu merujuk pada satu karya spesifik yang dapat dihitung, gunakanlah kata poem, namun jika kamu berbicara tentang genre atau seni penulisan secara kolektif, maka poetry adalah istilah yang tepat. Dengan memadukan pemahaman tata bahasa ini bersama latihan rutin menggunakan majas, kamu akan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya benar secara struktural, tetapi juga memiliki kedalaman jiwa yang mampu menyentuh perasaan pembaca.
Agar perjalanan kamu dalam menguasai keindahan literatur dan tata bahasa Inggris semakin optimal, ICAN English hadir sebagai mitra belajar yang tepat untuk membantu kamu untuk mencapai kefasihan di level yang lebih tinggi. Dalam program General English, kamu tidak hanya belajar teori bahasa secara kaku, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan penggunaan diksi dan struktur kalimat dalam konteks yang lebih natural dan ekspresif melalui bimbingan tutor profesional.
Bergabunglah bersama kami untuk mengasah kepercayaan diri kamu dalam berbahasa Inggris, sehingga kamu tidak lagi ragu dalam memilih kata yang tepat, baik untuk menulis puisi yang indah maupun untuk berkomunikasi dalam situasi formal lainnya.





