ielts atau toefl ibt, mana lebih sulit?

IELTS atau TOEFL iBT Lebih Susah Mana? Ini Perbandingannya!

Dalam belajar bahasa inggris tentunya kamu sudah tidak asing dengan IBT atau TOEFL IBT mungkin kamu merasa sulit ketika mempelajari keduanya namun perlu diketahui bahwa sebenarnya keduanya tidak ada yang lebih sulit karena itu semua tergantung pada kemampuan bahasa inggris kamu. Sistem pengujian, struktur soal, dan format penyampaian yang berbeda itulah yang menentukan apakah salah satu tes akan terasa lebih mudah atau sulit untuk kamu, bukan tingkat kesulitan intrinsik dari ujian itu sendiri.

Maka kamu harus menentukan kemampuan kamu lebih cenderung kemana, karena keduanya memiliki ciri dan tantang yang berbeda IELTS dan TOEFL adalah ujian kemampuan bahasa Inggris yang digunakan untuk berbagai keperluan, dari mendaftar universitas top dunia hingga mengajukan visa. Artikel ini akan membahas karakteristik unik dari (TOEFL iBT) serta gaya bahasa British dan American (IELTS), membantu kamu untuk menentukan ujian mana yang akan memaksimalkan potensi skor bukan karena lebih mudah, tetapi karena lebih nyambung dengan cara otak kamu bekerja.

TOEFL iBT vs IELTS: Mana yang Lebih Sulit?

Meskipun kedua tes sama-sama diakui dan mengukur kemahiran dalam Reading, Listening, Writing, dan Speaking, cara mereka menguji keterampilan ini sangat berbeda, mulai dari media yang digunakan (komputer vs. kertas/tatap muka) hingga aksen bahasa (dominan Amerika vs. beragam). Memahami nuansa-nuansa format inilah kunci untuk menargetkan ujian yang paling sesuai dengan cara kamu belajar dan berkomunikasi, yang pada akhirnya akan menghasilkan skor optimal.

Tentu, untuk mengetahui mana yang paling cocok dalam menentukan kecocokan yang tepat berarti memahami beberapa poin krusial yang secara langsung mempengaruhi kenyamanan dan kinerja kamu di hari ujian. berikut ini akan membahas secara mendalam tentang TOEFL IBT atau IELTS yang dapat kamu simak!.

TOEFL iBT

Bagi kamu yang mempertimbangkan TOEFL iBT, penting untuk memahami bahwa ini merupakan ujian berbasis komputer secara total yang menguji kemampuan bahasa Inggris kamu dalam konteks kampus akademis Amerika Utara. Format dan Struktur Tes TOEFL iBT dikenal dengan pendekatannya yang terintegrasi (integrated skills); misalnya, dalam bagian Writing atau Speaking, kamu tidak hanya merespons prompt, tetapi diminta untuk membaca teks, mendengarkan rekaman kuliah, lalu baru merumuskan jawaban. 

Seluruh proses, mulai dari membaca (Reading), mendengarkan (Listening), hingga berbicara (Speaking) dan menulis (Writing), dilakukan melalui monitor dan peralatan headset. Dari segi sistem Penilaian, TOEFL iBT menggunakan skala skor total 0 hingga 120, dengan setiap bagian memiliki bobot maksimum 30 poin. Nilai dikalkulasi berdasarkan algoritma yang kompleks, dan skor tersebut berlaku selama dua tahun. Perlu dicatat juga bahwa kriteria penilaian ini akan berubah per januari 2026.

Terakhir, mengenai Fokus Akademik vs. Praktis, tes ini memiliki fokus yang sangat kuat dan spesifik pada lingkungan akademis: kamu akan menemukan materi membaca tentang riset ilmiah, mendengarkan simulasi kuliah di kelas (lengkap dengan diskusi dan dialog dosen mahasiswa), dan diminta merangkum materi yang relevan dengan situasi universitas. Kenyamanan kamu dengan format digital akan sangat mempengaruhi skor di ujian ini.

Gabung di kelas TOEFL iBT ICAN English sekarang!

IELTS

Sebaliknya, jika pilihan kamu jatuh pada IELTS, kamu akan dihadapkan pada karakteristik tes yang berbeda secara fundamental. Mengenai Format dan Struktur Tes, IELTS menawarkan fleksibilitas format Computer-delivered atau Paper-based, namun yang paling membedakan adalah modul Speaking. Modul Speaking IELTS selalu berupa wawancara tatap muka selama 11-14 menit dengan penguji bersertifikat, yang menguji kemampuan interaksi lisan secara alami dan langsung. 

Bagian Listening dan Reading IELTS juga sering kali menggunakan berbagai jenis soal seperti mengisi rumpang, pencocokan informasi, dan jawaban singkat, bukan didominasi pilihan ganda. Dalam hal Sistem Penilaian, IELTS menggunakan sistem Band Score (Skor Pita) yang berkisar dari 0 hingga 9, dengan peningkatan setiap 0.5 poin. Skor keseluruhan (Overall Band Score) adalah rata-rata dari empat modul, dan setiap Band mencerminkan tingkat kemahiran berbahasa yang jelas dan terdefinisi.

Untuk Fokus Akademik vs. Praktis, meskipun modul Academic sangat relevan untuk pendaftaran universitas dan riset, IELTS secara umum memiliki fokus yang lebih luas dan kontekstual dibandingkan TOEFL iBT. kamu akan menemukan materi yang mencakup situasi sosial, tempat kerja, dan kehidupan sehari-hari (terutama pada General Training), serta variasi aksen bahasa Inggris (British, Australian, New Zealand, etc.) yang lebih beragam dalam modul Listening.

Mana yang Cocok Buat Kamu?

Pada akhirnya, setelah membandingkan format tes berbasis komputer yang terintegrasi dari TOEFL iBT dengan wawancara tatap muka dan sistem Band Score dari IELTS, namun kamu perlu ketahui bahwa satu hal yang pasti tidak ada satu tes pun yang lebih unggul atau lebih mudah. Pilihan yang tepat sepenuhnya bergantung pada keputusan dan preferensi kamu, serta disesuaikan dengan kapasitas, gaya belajar, dan kenyamanan pribadi kamu. 

Selanjutnya bagaimana cara mengambil keputusan akhir? Langkah paling praktis yang dapat kamu lakukan adalah melakukan simulasi atau uji coba format. Manfaatkan materi latihan resmi (official practice tests) yang tersedia dari ETS (penyelenggara TOEFL iBT) maupun IDP/British Council (penyelenggara IELTS). Coba selesaikan satu sesi Speaking dengan merekam diri kamu seperti di TOEFL, dan bandingkan dengan simulasi wawancara tatap muka seperti di IELTS. Begitu juga dengan sesi Writing dan Reading. 

Baca Juga:
Cara Mengerjakan IELTS Writing Task 1
Cara Mengerjakan IELTS Writing Task 2

Sebenarnya semua tes tidak ada yang sulit baik itu TOEFL IBT atau IELTS tergantung kepada kemampuan diri kamu sendiri jadi mulai lah untuk mencari tahu kemampuan diri kamu sendiri jika kamu merasa memiliki kemampuan lebih terhadap tes digital atau komputer maka tes TOEFL IBT bisa kamu pilih, jika kamu merasa lebih baik ketika berbicara secara langsung atau wawancara maka IELTS bisa kamu pilih.

Jika kamu membutuhkan lembaga kursus untuk membantu kamu menemukan kemampuan kamu apakah lebih cocok ke TOEFL IBT atau IELTS maka kamu bisa bergabung dengan ICAN English yaitu sebuah lembaga kursus dengan tutor-tutor yang berpengalaman dan kelas-kelas juga fleksibel kamu bisa belajar materi yang benar-benar kamu butuhkan. ICAN English menawarkan kursus persiapan TOEFL dan IELTS yang sesuai kebutuhan. Latihan akan soal akan diberikan oleh tutor berpengalaman sehingga materi akan sampai ke pelajar secara maksimal. Gabung di ICAN English dan persiapkan tes bahasa Inggris kamu sekarang!

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel