Him dan her itu sebenarnya bisa diibaratkan seperti alamat dalam bahasa Inggris, sekali salah nulis, pesan yang kamu sampaikan bisa nyasar dan bikin bingung. Banyak orang masih tertukar saat memakainya, padahal dua pronoun ini sering banget muncul di chat, caption, sampai tugas sekolah.
Dengan memahami konsep dasarnya, kamu jadi lebih pede menyusun kalimat tanpa takut salah makna. Nah, lewat pembahasan ini, kamu akan diajak memahami penggunaan him dan her dengan cara yang simpel, santai, dan gampang dipraktikkan di kehidupan sehari-hari.
Apa Itu Him?
Dalam bahasa Inggris, “him” dipakai saat seorang laki-laki berada di posisi objek, bukan pelaku. Posisi ini biasanya muncul setelah kata kerja atau kata depan, jadi fokusnya ke orang yang menerima tindakan. Di tengah pembahasan tentang him dan her, penting banget memahami peran ini biar kalimat terdengar natural. Dengan konsep ini, kamu bisa lebih mudah membedakan mana pelaku dan mana yang dikenai aksi. Hasilnya, susunan kalimat jadi lebih rapi dan enak dibaca.
Kesalahan umum sering terjadi karena masih tertukar antara “he” dan “him”. Padahal, fungsinya jelas beda dan punya peran masing-masing. Saat seorang laki-laki jadi subjek, gunakan “he”, tapi ketika posisinya sebagai objek, “him” adalah pilihan yang tepat. Pemahaman ini bikin kemampuan bahasa Inggris kamu naik level. Baik buat ngobrol santai, nulis caption, sampai bikin tugas sekolah.
Contoh kalimat penggunaan “him”:
- I met him at the library yesterday.
- She gave him a present for his birthday.
- We invited him to join our study group.
- The teacher asked him to answer the question.
- I am proud of him for his hard work.
Dengan terbiasa memakai “him” di konteks yang tepat, kamu jadi lebih percaya diri menyusun kalimat bahasa Inggris. Sedikit latihan setiap hari sudah cukup bikin grammar terasa lebih otomatis dan nggak ribet lagi.
Apa Itu Her?
Selain “him”, ada juga “her” dipakai saat seorang perempuan berada di posisi objek atau penerima aksi. Biasanya kata ini muncul setelah verb atau preposition, jadi fokusnya bukan pelaku. Di tengah pembahasan perbedaan him dan her, bagian ini penting supaya kamu tidak salah menempatkan kata ganti. Saat “dia” versi perempuan dikenai tindakan, penggunaan “her” bikin kalimat terdengar lebih pas. Struktur kalimat pun jadi rapi dan mudah dipahami.
Banyak orang masih suka tertukar antara “she” dan “her”, padahal fungsinya beda jelas. “She” berperan sebagai subjek, sementara “her” adalah objek dalam kalimat. Pemahaman ini membantu kamu menyusun kalimat yang lebih natural. Baik dipakai saat ngobrol santai, menulis tugas, atau bikin caption bahasa Inggris, semuanya terasa lebih percaya diri.
Contoh kalimat penggunaan “her”:
- I called her last night to discuss the project.
- He gave her a book for her birthday.
- We saw her at the conference yesterday.
- The manager asked her to lead the team.
- Everyone congratulated her on her achievement.
Dengan membiasakan penggunaan “her” di konteks yang tepat, kemampuan grammar kamu akan meningkat pelan tapi pasti. Kesalahan kecil bisa dihindari, dan komunikasi dalam bahasa Inggris jadi makin lancar.

Perbedaan Utama dalam Penggunaan Him vs Her
Memahami perbedaan utama dalam penggunaan him dan her jadi langkah penting supaya pesan yang kamu sampaikan tidak salah arah. Dua kata ini sama-sama berfungsi sebagai object pronoun, tapi dipakai untuk gender yang berbeda.
Saat konteks kalimat mulai melibatkan siapa yang menerima tindakan, pemilihan kata ganti harus tepat. Berikut ini perbedaan utama dalam penggunaan him vs her dalam bahasa Inggris:
| Direct Questions | Reported Statements |
| Did you see him yesterday? (him digunakan sebagai objek laki-laki dalam pertanyaan langsung.) | She asked if I had seen him yesterday. (him tetap sebagai objek laki-laki saat pertanyaan dilaporkan.) |
| Have you talked to her about the project? (her berfungsi sebagai objek perempuan dalam kalimat tanya.) | He asked whether I had talked to her about the project. |
| Can you help him with his assignment? (him muncul setelah verb sebagai objek.) | They asked me to help him with his assignment. |
| Did the teacher call her this morning? (her menjadi objek perempuan dalam direct question.) | She wondered if the teacher had called her that morning. |
| Are you waiting for him outside? (him digunakan setelah preposition for.) | She asked if I was waiting for him outside. |
Memahami perbedaan utama dalam penggunaan him vs her bikin kamu lebih percaya diri saat menyusun kalimat bahasa Inggris. Dua pronoun ini memang terlihat sederhana, tapi fungsinya penting supaya makna tidak melenceng. Dengan membiasakan diri melihat posisi objek dalam kalimat, kesalahan umum bisa dihindari. Semakin sering dipraktikkan, penggunaan him dan her akan terasa otomatis dan komunikasi pun jadi lebih lancar.
Baca juga:
Panduan Lengkap Belajar Perbedaan Him Dan His
Memahami Apa Perbedaan Antara Has Dan Had
Memahami him dan her dalam bahasa Inggris kelihatannya sepele, tapi efeknya besar buat kelancaran komunikasi. Dua object pronoun ini sering jadi sumber salah paham saat ngomong atau nulis, apalagi kalau belum terbiasa melihat posisi objek dalam kalimat. Saat kamu sudah paham konsep dasarnya, grammar jadi lebih rapi, kalimat terdengar natural, dan pesan yang disampaikan nggak bikin bingung lawan bicara.
Biar pemahaman tentang him dan her makin matang, belajar bareng ICAN English bisa jadi langkah yang pas. Di sini, kamu nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung praktik lewat materi grammar yang aplikatif dan mudah dipahami. Mulai dari General English, Conversation English, sampai persiapan tes seperti IELTS, TOEFL IBT, TOEFL ITP, TOEIC, dan SAT, semuanya dirancang supaya kemampuan bahasa Inggris kamu naik level secara bertahap dan konsisten.
ICAN English juga punya pilihan kelas yang fleksibel sesuai kebutuhan. Ada kursus online buat kamu yang butuh belajar santai dari mana saja, kursus offline yang lebih interaktif, sampai kelas khusus perusahaan yang eksklusif. Dengan metode belajar yang relevan dan pengajar berpengalaman, ICAN English siap bantu kamu makin pede pakai grammar yang benar, termasuk memahami him dan her tanpa ribet.





