contoh modal auxiliary verb bahasa inggris

Berbagai Macam Modal Auxiliary Verb dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

Dalam tata bahasa Inggris, memahami cara kerja kalimat tidak hanya sebatas menyusun subjek dan kata kerja utama saja. Di sinilah peran penting Auxiliary Verb atau kata kerja bantu, yang berfungsi untuk “membantu” kata kerja utama dalam memperjelas waktu (tense), suasana (mood), atau suara (voice) dalam sebuah kalimat. Tanpa kata kerja bantu, kita akan kesulitan menyampaikan apakah suatu tindakan sedang terjadi, sudah selesai, atau merupakan sebuah keharusan. Modal Auxiliary Verb sendiri adalah kategori khusus dari kata kerja bantu yang digunakan untuk mengekspresikan sikap pembicara terhadap apa yang dikatakan, seperti kemungkinan, kemampuan, izin, atau kewajiban.

Mempelajari Modal Auxiliary Verb seperti can, must, should, atau might menjadi kunci utama jika kamu ingin terdengar lebih luwes dan natural saat berkomunikasi. Di ICAN English, penguasaan materi ini sangat ditekankan karena penggunaan modals yang tepat dapat mengubah nuansa pembicaraan dari yang terdengar kaku menjadi lebih sopan dan profesional. Artikel ini akan mengajak kamu membahas secara tuntas tentang definisi, fungsi, hingga contoh penggunaan Modal Auxiliary Verb dalam percakapan sehari-hari. Dengan pemahaman yang matang, kamu tidak hanya sekedar menghafal rumus, tetapi juga mampu menyampaikan maksud dan perasaanmu dengan presisi layaknya seorang penutur asli.

Perbedaan Modal Auxiliary dan Auxiliary Verb

Memahami perbedaan antara Auxiliary Verb (kata kerja bantu umum) dan Modal Auxiliary Verb adalah langkah penting untuk kamu agar dapat menguasai struktur kalimat bahasa Inggris. berikut ini adalah perbedaan keduanya agar lebih mudah kamu pahami melalui tabel berikut:

Modal AuxiliaryAuxiliary Verb (Primary)
Can, Could, Will, Would, Shall, Should, May, Might, Must.Do, Does, Did, Be (am, is, are, was, were), Have, Has, Had.
Menunjukkan sikap/suasana (Mood) seperti kemampuan, izin, atau keharusan.Menunjukkan waktu kejadian (Tenses) dan aspek (sedang, sudah, atau belum).
Tidak pernah berubah bentuk. Tidak ditambah -s, -ed, atau -ing.Bisa berubah sesuai subjek (Singular/Plural) dan waktu (Present/Past). Contoh: is/are, have/has.
Selalu diikuti oleh Kata Kerja Dasar (Verb 1) tanpa “to”.Diikuti oleh V-ing (Continuous) atau V3 (Passive/Perfect).
Tidak dapat berdiri sendiri sebagai kata kerja utama untuk sebuah kalimat.Dapat berfungsi sebagai kata kerja utama dalam beberapa kasus (khusus Be, Do, Have).

Macam Macam Modal Auxiliary Verb 

Dalam bahasa Inggris, terdapat beberapa kata yang masuk dalam kategori Modal Auxiliary Verb. Masing-masing memiliki “kekuatan” dan fungsi yang berbeda-beda tergantung pada konteks kalimatnya. Berikut ini adalah macam-macam modal auxiliary agar kamu lebih mudah menerapkannya dalam percakapan nyata.

Will dan Would

Will dan would sama-sama bermakna “akan”. Perbedaannya terletak pada konteks penggunaannya: will dipakai untuk percakapan sehari-hari tentang masa depan, sedangkan would cenderung digunakan dalam situasi yang lebih sopan atau formal.

Contoh: I will go to school earlier tomorrow (Saya akan berangkat sekolah lebih pagi besok).

Can dan Could

Modal auxiliary verb selanjutnya adalah can dan could. Keduanya berfungsi untuk menunjukkan kemampuan atau kesanggupan seseorang dalam melakukan sesuatu. Perbedaannya, could digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa lampau atau digunakan agar terdengar lebih sopan (formal) dibandingkan can.

Contoh:

  • You can buy fresh vegetables at the traditional market nearby. (Kamu bisa membeli sayuran segar di pasar tradisional dekat sini.)
  • I could bring this for you (Aku bisa membawakan ini untukmu — konteks lebih sopan).

May dan Might

Modal verb berikutnya adalah may dan might. Kata may umumnya digunakan untuk meminta izin, menyatakan kemungkinan, atau memohon sesuatu, termasuk memprediksi kejadian di masa depan. Sementara itu, might memiliki fungsi yang serupa dalam hal menyatakan kemungkinan, namun tidak biasa digunakan untuk meminta izin. Selain itu, might juga berperan sebagai bentuk lampau (past tense) dari may.

Contoh:

  • May I eat your egg? (Bolehkah aku memakan telurmu?) 
  • I might come to your house at 10.30. (Aku mungkin datang ke rumahmu jam 10.30.) 

Must

Modal verb berikutnya adalah must. Kata ini berfungsi utama untuk menyatakan sebuah keharusan atau kewajiban yang mutlak. Selain itu, must juga digunakan untuk mengungkapkan keyakinan yang kuat terhadap suatu pendapat atau untuk menarik sebuah kesimpulan logis berdasarkan fakta yang ada.

Contoh: He is a smart and good person, you must meet him soon. (Dia orang yang pintar dan baik, kamu harus segera menemuinya.)

Shall dan Should

Modal verb yang terakhir adalah shall dan should. Kata shall berfungsi untuk menunjukkan rencana atau kegiatan yang akan dilakukan di masa depan. Sementara itu, should memiliki nuansa makna yang memadukan antara keinginan (will) dan kewajiban (must), sehingga sering digunakan untuk memberikan saran, anjuran, atau perintah halus.

Contoh:

  • I shall go to work tomorrow (Aku akan/harus pergi bekerja besok).
  • You should try again next time (Kamu sebaiknya mencoba lagi lain waktu).

Contoh Dialog dengan Menggunakan Kalimat Modal Auxiliary Verb

Berikut ini adalah beberapa contoh dialog dengan menggunakan kalimat modal auxiliary verb yang dapat kamu simak untuk dipelajari! 

Kursus di ICAN English (Modal: WILL & CAN)

Tina: “Will you register for the new class at ICAN English next week?”  (Apakah kamu akan mendaftar untuk kelas baru di ICAN English minggu depan?)

Lutfi: “Yes, I will register because I can see my English is improving.” (Ya, aku akan mendaftar karena aku bisa melihat bahasa Inggrisku meningkat.)

Tina: “Can you speak English fluently now?” (Apakah kamu sekarang bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar?)

Lutfi: “I can speak better than before, but I can’t (cannot) understand fast British accents yet.”(Aku bisa bicara lebih baik dari sebelumnya, tapi aku belum bisa memahami aksen Inggris yang cepat.)

Aturan di Perpustakaan (Modal: MUST & MAY)

Petugas: “You must keep quiet in this room.” (Anda harus menjaga ketenangan di ruangan ini.)

Pengunjung: “May I eat my snacks here?”  (Bolehkah saya makan camilan saya di sini?)

Petugas: “No, you mustn’t (must not) eat here, but you may drink water.” (Tidak, Anda dilarang makan di sini, tapi Anda boleh minum air putih.)

Pengunjung: “I understand. I will not bring food anymore.”  (Saya mengerti. Saya tidak akan membawa makanan lagi.)

Memberi Saran Kesehatan (Modal: SHOULD)

Budi: “I feel very tired lately. Should I take a long break?”  (Aku merasa sangat lelah belakangan ini. Haruskah aku istirahat panjang?)

Dr. Ana: “Yes, you should sleep at least 8 hours a day.” (Ya, kamu seharusnya tidur setidaknya 8 jam sehari.)

Budi: “I see. Should I stop drinking coffee?” (Begitu ya. Haruskah aku berhenti minum kopi?)

Dr. Ana: “You shouldn’t (should not) stop completely, just reduce the sugar.”  (Kamu seharusnya tidak berhenti total, cukup kurangi gulanya saja.)

Memberi Saran yang Halus (Suggestion) (Modal: COULD)

Maya: “I’m so bored this weekend. What should I do?” (Aku sangat bosan akhir pekan ini. Apa yang sebaiknya aku lakukan?)

Lina: “You could join the English club at ICAN English.”  (Kamu bisa bergabung dengan klub bahasa Inggris di ICAN English.)

Maya: “Could I join even if I’m still a beginner?” (Bisakah aku bergabung meskipun aku masih pemula?)

Lina: “Of course! You could learn a lot of new things there.” (Tentu saja! Kamu bisa belajar banyak hal baru di sana.)

Baca Juga: Contoh Phrasal Verb dan Artinya dalam Kalimat Bahasa Inggris, Beserta Pengertiannya
Belajar Apa itu Phrasal Verb dan Penggunaannya dalam Bahasa Inggris

Memahami Modal Auxiliary Verb merupakan elemen penting dalam tata bahasa Inggris karena fungsinya yang mampu memberikan nuansa emosi, tingkat kesopanan, dan kejelasan maksud dalam setiap ucapan. Berbeda dengan kata kerja bantu umum yang hanya menunjukkan waktu kejadian, modals seperti can, will, may, must, hingga should memberikan dimensi lebih dalam terkait kemampuan, kemungkinan, maupun keharusan tanpa perlu mengubah bentuk kata kerja utamanya. Penguasaan materi ini memungkinkan seseorang untuk beralih dari sekadar menyampaikan informasi dasar menjadi mampu berkomunikasi dengan presisi yang tinggi, layaknya seorang penutur asli. 

Kesadaran akan pentingnya ketepatan nuansa inilah yang menjadi landasan utama di ICAN English. Di sini, pembelajaran Modal Auxiliary Verb tidak hanya dilakukan melalui hafalan rumus, melainkan ditekankan pada praktik komunikasi agar siswa mampu menyampaikan perasaan dan maksud mereka secara akurat.

Dengan metode yang interaktif, ICAN English membantu kamu untuk menempatkan kata kerja bantu ini dalam skenario nyata, baik untuk keperluan akademik maupun profesional. Dengan bimbingan yang tepat, kamu diharapkan tidak hanya mahir secara tata bahasa, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk berbicara dengan gaya yang lebih natural dan sopan, sesuai dengan standar komunikasi internasional yang diajarkan di ICAN English.

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel