Kata Kerja Tidak Beraturan Bahasa Inggris

Kata Kerja Tidak Beraturan (Irregular Verbs) dan Contoh Penggunaannya

Pernahkah kamu merasa bingung mengapa kata eat berubah menjadi ate, sementara play hanya perlu ditambah akhiran “-ed” menjadi played? Di sinilah kamu bertemu dengan kelompok kata yang cukup “unik” dalam bahasa Inggris, yaitu Irregular Verbs. Secara umum, kata kerja tidak beraturan atau irregular verbs adalah jenis kata kerja yang perubahan bentuknya dari masa kini (present) ke masa lampau (past) tidak mengikuti aturan standar penambahan akhiran “-ed”. Mereka memiliki pola perubahan sendiri yang terkadang sangat berbeda dari kata asalnya, sehingga sering kali membuat para pembelajar bahasa Inggris harus memberikan perhatian ekstra.

Meskipun terlihat menantang karena tidak memiliki pola yang seragam, menguasai irregular verbs sebenarnya adalah kunci untuk membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih natural dan mahir. Kata-kata ini justru merupakan kata yang paling sering kita gunakan dalam percakapan sehari-hari, seperti go (pergi), see (melihat), atau buy (membeli). Dengan memahami cara kerja kata kerja tidak beraturan ini, kamu tidak hanya akan lebih lancar dalam bercerita tentang masa lalu, tetapi juga akan lebih percaya diri saat menyusun kalimat yang tepat dan akurat.

Pembahasan Kata Kerja Tidak Beraturan

Belajar mengkonjugasikan kata kerja tidak beraturan adalah materi yang tidak mudah. Konjugasi kata kerja tidak beraturan dapat dipelajari dalam tiga kelompok utama berdasarkan bagaimana berperilaku ketika diubah untuk mewakili bentuk simple past dan past participle.

Irregular Verb Group 1

Kelompok 1 adalah Kata kerja tidak beraturan yang ejaannya sama dengan kata kerja dasar dalam bentuk simple past dan bentuk past participle. Kata kerja kelompok ini tetap sama di semua bentuk tense, berikut adalah contohnya:

Base VerbSimple Past FormPast Participle Form
CutCutCut
PutPutPut
ShutShutShut
HurtHurtHurt
BurstBurstBurst
ShedShedShed
BetBetBet

Tidak ada pola atau aturan khusus yang bisa kamu pelajari untuk mengetahui cara mengkonjugasikan setiap kata kerja. Sehingga, menghafal adalah satu-satunya pilihan yang kamu punya untuk menguasai kata kerja tidak beraturan dalam Bahasa Inggris.

Irregular Verb Group 2

Kelompok 2 adalah kerja tidak beraturan yang memiliki ejaan yang sama dalam bentuk simple past dan bentuk past participle. Ada beberapa kata kerja tidak beraturan dalam kelompok ini yang menggunakan ejaan alternatif juga.

Base VerbSimple Past FormPast Participle Form
BendBentBent
BindBoundBound
FindFoundFound
LearnLearnt/LearnedLearnt/Learned
BuyBoughtBought
ThinkThoughtThought
CatchCaughtCaught

Saat membaca buku, artikel, atau postingan blog berbahasa Inggris tentang tata bahasa, kamu pasti akan menemukan kata kerja tidak beraturan. Cara ini adalah salah satu cara terbaik untuk belajar, karena kata-kata tersebut digunakan dalam konteks, dan teknik ini akan membantu kamu mengingat penggunaan irregular verbs sesuai konteks.

Irregular Verb Group 3

Kelompok 3 adalah kata kerja tidak beraturan yang memiliki tiga pola ejaan berbeda dalam bentuk dasarnya, bentuk simple past dan bentuk past participle.

Base VerbSimple Past FormPast Participle Form
BlowBlewBlown
AriseAroseArisen
SeeSawSeen
RunRanRun
SinkSankSunk
DrinkDrankDrunk
SingSangSung

Jika kamu menggunakan kata kerja tidak beraturan dalam tulisan, teknik ini akan mengaktifkan ingatan dengan cara paling aktif. Kata-kata yang dipelajari dengan cara ini akan tetap melekat dalam ingatan selamanya. Apa yang perlu kamu lakukan adalah menggunakan kata kerja tidak beraturan dan membuat kalimat sesuai konteksnya.

Ciri-Ciri Irregular Verbs

Berbeda dengan regular verbs yang sangat patuh pada aturan penambahan akhiran “-ed”, irregular verbs memiliki karakter yang lebih bebas dan variatif. Berikut adalah penjelasan mengenai ciri-ciri utama Irregular Verbs (kata kerja tidak beraturan) yang membedakannya dengan kata kerja biasa, disusun agar kamu lebih mudah mengenalinya. 

Tidak Menggunakan Akhiran Baku “-ed”

Karakteristik yang paling mencolok dari Irregular Verbs adalah sifatnya yang anomali atau ‘membangkang’ dari aturan tata bahasa standar. Berbeda dengan Regular Verbs yang perubahannya sangat konsisten hanya dengan akhiran -ed (contohnya: talk menjadi talked), kata kerja tidak beraturan ini memiliki pola transformasi yang tidak terduga. Karena tidak memiliki rumus baku, bentuk-bentuknya harus dipelajari dan diingat secara individual melalui penggunaan yang konsisten

Contoh: Kata write tidak menjadi writed, melainkan berubah menjadi wrote (V2) dan written (V3).

Perubahan Vokal Internal

Banyak irregular verbs yang ‘berubah wujud’ hanya dengan mengganti satu atau dua huruf vokal di tengahnya saat berubah menjadi bentuk lampau. Ini adalah pola yang sangat umum dan sering kita temui. Misalnya, huruf ‘i’ yang sering berubah menjadi ‘a’ atau ‘u’. Memahami ritme perubahan vokal ini akan membuat kamu lebih mudah memprediksi bentuk lampau dari kata kerja serupa.

Contoh: Get berubah menjadi got, sit menjadi sat, dan run menjadi ran.

Memiliki Pola Perubahan yang Unik

Menghafal irregular verbs akan terasa jauh lebih ringan jika kamu melihat polanya, bukan menghafalnya secara acak. berikut ini adalah tiga skema utama yang dapat kamu pelajari :

  • Pola A-B-A: Bentuk pertama dan ketiga sama (Contoh: become – became – become).
  • Pola A-B-C: Ketiga bentuknya berbeda total (Contoh: eat – ate – eaten).
  • Pola A-B-B: Bentuk kedua dan ketiga identik (Contoh: send – sent – sent).

Bentuk Tetap (Tidak Berubah Sama Sekali)

Beberapa kata kerja dalam kategori ini justru sangat konsisten karena bentuk present, past, dan past participle-nya persis sama. Perbedaan penggunaannya hanya bisa diketahui melalui konteks kalimat atau keterangan waktunya.

Contoh: Hit – hit – hit, cost – cost – cost, dan let – let – let.

Perubahan Kata Secara Total (Supletif)

Selain perubahan vokal atau ejaan tipis, ada jenis kata kerja yang berubah secara total dan drastis. Bentuk masa lalu dari kata-kata ini seolah-olah berasal dari kata yang berbeda. Menguasai kelompok ini sangat penting karena mereka adalah ‘tulang punggung’ komunikasi bahasa Inggris. Karena frekuensi kemunculannya yang sangat tinggi dalam teks maupun percakapan, menghafal bentuk unik ini menjadi prioritas utama agar kamu tidak mengalami hambatan saat menyampaikan pesan dasar

Contoh: Kata go (pergi) berubah menjadi went untuk bentuk lampaunya.

Baca Juga: Mengenal Bentuk Kata Kerja Bahasa Inggris

Jenis-Jenis Pola Irregular Verbs

Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis pola Irregular Verbs (kata kerja tidak beraturan)  agar kamu lebih mudah menghafalnya

Irregular Verb yang Verb 2 dan Verb 3 Sama 

Kelompok berikutnya adalah kata kerja yang sama sekali tidak berubah, di mana bentuk pertama (V1), kedua (V2), dan ketiganya (V3) tetap identik. untuk benar-benar menguasainya, kamu perlu menghindari sekadar menghafal daftar kata secara pasif. Metode yang paling ampuh adalah dengan mempraktekkannya secara langsung. Saat kamu menyusun kalimat sendiri berdasarkan konteks nyata, otak kamu melakukan proses pembelajaran aktif. Teknik menulis ini merupakan cara paling efektif untuk mengunci kata-kata tersebut dalam ingatan jangka panjang kamu.”

Contoh Penggunaan:

  • cut – cut – cut 

Kalimat : ‘My mother cut some fruits in the kitchen yesterday.” (Kemarin, Ibu memotong buah-buahan di dapur)

  • hurt – hurt – hurt 

Kalimat : “My brother hurt his friend when they played in the garden two days ago”. (Dua hari lalu, adikku tidak sengaja melukai temannya saat bermain di taman)

Irregular Verb yang Verb 2 dan Verb 3 Sama, namun Verb 1 Berbeda

Kelompok berikutnya dalam irregular verbs adalah kata kerja yang memiliki bentuk lampau (V2) dan participle (V3) yang identik, namun berbeda dengan bentuk dasarnya (V1). Salah satu metode paling efektif untuk menguasainya adalah melalui aktivitas membaca, baik itu buku, artikel, maupun blog. Dengan melihat bagaimana kata-kata tersebut digunakan dalam sebuah cerita atau informasi, kamu tidak hanya sekedar menghafal, tetapi juga memahami cara penggunaannya secara alami sesuai konteks yang ada.

Contohnya:

  • buy – bought – bought

Kalimat: “I bought a new book last week.” (Saya membeli buku baru minggu lalu.)

  • bleed – bled – bled

Kalimat: “She bled after she cut her finger.” (Dia berdarah setelah jarinya teriris.)

Irregular Verb yang Bentuk  Verb 1, Verb 2, dan Verb 3 Berbeda 

Terakhir, ada jenis irregular verbs yang setiap bentuknya (V1, V2, dan V3) memiliki ejaan yang unik. Teknik terbaik agar tidak tertukar adalah dengan langsung mempraktekkannya. Cobalah untuk menulis kalimat pendek yang sesuai dengan konteks sehari-hari menggunakan kata kerja ini. Metode aplikasi langsung seperti ini jauh lebih efektif daripada hafalan pasif, karena membantu otak kamu menyimpan informasi secara lebih mendalam dan permanen.

  • take-took-taken

Kalimatnya : “He took the last piece of cake” . (Dia mengambil potongan kue terakhir.)

  • see-saw-seen

Kalimatnya : “I saw a beautiful sunset yesterday.” (Saya melihat matahari terbenam yang indah kemarin.)

Baca Juga: Verb -ing Digunakan untuk Apa? Ini Fungsi & Contoh Penggunaannya

Kapan Irregular Verb Digunakan?

Irregular Verbs (kata kerja tidak beraturan) memiliki peran yang sangat spesifik dalam struktur kalimat bahasa Inggris. Memahami kapan harus menggunakannya akan membantu kamu berbicara dengan lebih akurat sesuai dengan waktu kejadian. Berikut adalah situasi utama kapan kamu perlu menggunakan Irregular Verbs:

Saat Menceritakan Kejadian di Masa Lalu (Past Tense) 

Gunakan bentuk kedua (V2) dari Irregular Verbs ketika kamu menceritakan aksi atau peristiwa yang sudah selesai dilakukan di masa lampau. Ini adalah kegunaan yang paling sering muncul dalam percakapan sehari-hari.

Contoh: Kamu ingin bilang “Saya pergi ke sekolah kemarin.”

Kalimat: “I went to school yesterday.” (Bentuk V2 dari Go).

Saat Menggunakan Kalimat Perfect Tense

Gunakan bentuk ketiga (V3 atau Past Participle) ketika kamu ingin menyatakan sesuatu yang sudah atau telah terjadi, biasanya ditandai dengan kata bantu have/has/had.

Contoh: “Saya sudah makan siang.”

Kalimat: “I have eaten my lunch.” (Bentuk V3 dari Eat).

Saat Menggunakan Kalimat Pasif (Passive Voice)

Dalam bahasa Inggris, kalimat pasif (di- atau ter-) selalu menggunakan kata kerja bentuk ketiga (V3), baik itu kata kerja beraturan maupun tidak beraturan.

Contoh: “Lagu itu dinyanyikan oleh Taylor Swift.”

Kalimat: “The song was sung by Taylor Swift.” (Bentuk V3 dari Sing).

Sebagai kesimpulan, menguasai irregular verbs adalah fondasi penting untuk berkomunikasi secara natural karena pola perubahannya yang unik baik yang tetap (A-A-A), berubah sebagian (A-B-B/A-B-A), maupun berubah total (A-B-C) menuntut pemahaman konteks yang kuat terutama dalam membedakan penggunaan V2 pada kalimat positif dan kembalinya ke V1 pada kalimat negatif serta tanya.

Menghafal daftar kata secara pasif tentu tidaklah cukup, itulah sebabnya ICAN English mengedepankan metode praktik langsung melalui percakapan aktif dan simulasi dunia nyata yang membantu kamu mengubah teori rumit menjadi refleks bicara yang spontan. Dengan bergabung bersama ICAN English, kamu akan dibimbing oleh tutor profesional untuk menaklukkan tantangan kata kerja tidak beraturan ini dengan cara yang menyenangkan, sehingga setiap kalimat yang kamu ucapkan terdengar lebih fasih, akurat, dan penuh percaya diri.

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel