Siapa yang tidak kenal dengan TOEFL? Sertifikat kemahiran bahasa Inggris yang satu ini bisa dibilang sebagai “paspor” akademik paling bergengsi yang selalu dibutuhkan, baik untuk melamar beasiswa ke luar negeri, syarat kelulusan kuliah, hingga rekrutmen kerja. Namun, dibalik popularitas yang dimilikinya, banyak dari siswa yang sering dibuat bingung pada saat harus memilih jenis tesnya. Pertanyaan yang paling sering muncul biasanya adalah “Apakah TOEFL iBT dan ITP itu sama?” Jawabannya singkatnya adalah Sama-sama TOEFL, tapi beda ‘kasta’ dan kegunaannya.
Secara mendasar, kedua tes ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok dari segi format dan cakupan wilayah berlakunya. TOEFL iBT (internet-Based Test) dilakukan secara online dengan menguji empat skill sekaligus yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing sehingga diakui secara internasional oleh ribuan universitas global. Sementara itu, TOEFL ITP (Institutional Testing Program) biasanya masih menggunakan kertas (paper-based) dan hanya menguji Listening, Structure, serta Reading tanpa sesi berbicara. ITP umumnya lebih banyak digunakan untuk kebutuhan internal di dalam negeri, seperti syarat skripsi atau kenaikan jabatan. Jadi, pastikan kamu cek dulu instansi tujuan kamu mintanya yang mana agar tidak salah pilih langkah!
Topik Pembahasan
Mengenal TOEFL ITP
TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah salah satu jenis tes kemahiran bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) namun bersifat institusional atau internal. Berbeda dengan kerabatnya, iBT, yang dilakukan secara online dengan menguji empat skill lengkap, TOEFL ITP umumnya menggunakan format paper-based (meskipun sekarang sudah tersedia versi digital) yang berfokus pada kemampuan pasif. Tes ini dirancang untuk mengukur kecakapan bahasa Inggris yang kamu miliki bagi penutur asing dalam lingkungan akademis, namun sertifikatnya memiliki cakupan wilayah penggunaan yang lebih terbatas, biasanya hanya berlaku di dalam negeri atau untuk institusi mitra tertentu.
Materi yang diujikan dalam TOEFL ITP terbagi menjadi tiga bagian utama: Listening Comprehension, Structure and Written Expression (tata bahasa), serta Reading Comprehension. Karena tidak menguji kemampuan berbicara (Speaking) dan menulis (Writing), durasi tes ini relatif lebih singkat, yaitu sekitar dua jam. TOEFL ITP sangat populer digunakan di Indonesia sebagai syarat kelulusan mahasiswa (skripsi/tesis), pendaftaran beasiswa lokal seperti LPDP untuk program dalam negeri, hingga syarat kenaikan jabatan di berbagai instansi pemerintah atau perusahaan swasta.
Mengenal TOEFL iBT
TOEFL iBT (internet-Based Test) adalah versi paling mutakhir dan komprehensif dari keluarga tes TOEFL yang diselenggarakan secara online melalui komputer. Berbeda dengan versi lainnya, iBT dirancang untuk mengukur seberapa baik kamu dalam menggabungkan empat keterampilan bahasa utama yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing dalam lingkungan akademis. Tes ini dianggap sebagai standar emas dalam dunia internasional karena metodenya yang menantang, seperti sesi Integrated Tasks di mana kamu harus membaca teks, mendengarkan percakapan, dan kemudian meresponsnya dalam bentuk tulisan atau lisan.
Secara umum, TOEFL iBT adalah tiket utama bagi kamu yang berencana menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, terutama di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Inggris. Karena cakupan ujiannya yang sangat mendalam dan diakui oleh lebih dari 11.500 universitas di seluruh dunia, skor iBT memiliki “kasta” yang lebih tinggi dibandingkan ITP. Tes ini berdurasi sekitar 1 jam 30 menit (setelah pembaruan format terbaru) dan hasilnya sangat dipercaya oleh institusi global karena mampu mencerminkan kemampuan komunikasi nyata kamu di ruang kuliah internasional.

Apa Bedanya Tes TOEFL iBT dan ITP?
Meskipun keduanya membawa nama besar TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan dikeluarkan oleh lembaga yang sama, yaitu ETS dari Amerika Serikat, namun iBT dan ITP memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Sederhananya, iBT adalah standar internasional untuk kuliah ke luar negeri, sedangkan ITP adalah standar institusional yang lebih banyak digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.
Tabel Perbedaan Tes TOEFL iBT dan ITP
| Aspek | TOEFL iBT | TOEFL ITP |
| Materi uji | 4 Skills: Reading, Listening, Speaking, Writing. | 3 Skills: Listening, Structure (Grammar), Reading. |
| Media Tes | Komputer dengan koneksi internet. | Kertas (Paper-based) atau Komputer (Lokal). |
| Kegunaan | Daftar universitas di luar negeri (AS, UK, dll). | Syarat kelulusan (Skripsi/Tesis), CPNS, beasiswa lokal. |
| Rentang Skor | 0 – 6 | 310 – 677 |
| Durasi | Sekitar 1 jam 30 menit | Sekitar 2 Jam. |
| Masa Berlaku | 2 Tahun (Internasional). | 2 Tahun (Lokal/Institusi tertentu). |
| Pengakuan | Internasional | Institusi Lokal |
| Biaya | Rp3.300.000 – Rp3.700.000 | Rp575.000 – Rp750.000 |
| Tujuan | Untuk mendaftar ke universitas di luar negeri | Syarat untuk sidang skripsi atau kelulusan di universitas dalam negeri. |
Mana yang Cocok Untukmu?
Pemilihan antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP pada akhirnya kembali kepada kebutuhan akademis dan kapasitas personal setiap siswa. TOEFL iBT menuntut ketahanan mental yang lebih tinggi karena menguji integrasi empat keterampilan bahasa sekaligus dalam durasi yang intens, sehingga sangat cocok bagi kamu yang merasa sudah siap berkomunikasi secara aktif di kancah internasional. Di sisi lain, TOEFL ITP menawarkan pendekatan yang lebih terfokus pada pemahaman struktur dan bacaan, yang seringkali menjadi pilihan tepat bagi siswa yang ingin mengukur kemampuan akademis dasarnya atau memenuhi kualifikasi di lingkup institusi dalam negeri.
Penting bagi siswa untuk jujur dalam menilai kesiapan diri serta memahami tujuan akhir dari pengambilan tes tersebut. Karena tidak ada jenis tes yang lebih baik secara mutlak yang ada hanyalah tes yang paling sesuai dengan target pencapaian dan anggaran yang dimiliki. Dengan memahami perbedaan format dan tingkat kesulitan masing-masing, siswa dapat mempersiapkan strategi belajar yang lebih efektif, baik itu memperdalam penguasaan tata bahasa untuk ITP maupun melatih kelancaran berbicara dan menulis untuk iBT, guna memastikan hasil yang optimal sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.
Baca Juga:
Tips Belajar TOEFL ITP
Contoh Soal dan Pembahasan TOEFL Listening
Memilih antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP adalah keputusan strategis yang harus disesuaikan dengan kebutuhan institusional serta kapasitas diri masing-masing siswa. Jika target kamu adalah menembus universitas global di luar negeri dengan pengujian kemampuan bahasa yang menyeluruh, maka iBT adalah pilihan yang tepat meski membutuhkan investasi biaya dan mental yang lebih besar. Sebaliknya, bagi kamu yang fokus pada kebutuhan domestik seperti syarat kelulusan atau rekrutmen dalam negeri, TOEFL ITP menawarkan solusi yang lebih praktis dan terjangkau.
Untuk memastikan kamu tidak salah langkah dalam memilih dan mempersiapkan diri, ICAN Learning Centre (ILC) hadir sebagai solusi komprehensif yang menyediakan kelas persiapan khusus untuk kedua jenis tes tersebut. Dengan bimbingan dari tutor-tutor ahli dan materi simulasi yang akurat di ILC, kamu dapat memaksimalkan potensi diri yang kamu punya dan meraih skor target tertinggi yang ingin kamu capai dengan strategi yang jauh lebih efektif dan terencana.





