Informasi Seputar Relative Pronoun: Fungsi dan Contoh Kalimatnya 

Informasi Seputar Relative Pronoun: Fungsi dan Contoh Kalimatnya 

Pernahkah kamu merasa kalimat bahasa Inggrismu terasa kaku atau terlalu singkat? Misalnya, daripada menyebutkan dua kalimat terpisah seperti “I have a friend. He lives in Seoul,” kamu bisa menggabungkannya menjadi lebih baik : “I have a friend who lives in Seoul.” Di sinilah peran penting relative pronoun. Kata-kata seperti who, whom, whose, which, dan that sebenarnya adalah “lem” ajaib yang berfungsi menghubungkan dua ide menjadi satu tanpa perlu mengulang subjek yang sama.

Memahami relative pronoun bukan hanya soal tata bahasa agar terlihat pintar, tapi tentang bagaimana kita memberikan informasi tambahan secara detail tanpa membuat pembaca bingung. Bayangkan kamu sedang bercerita tentang sebuah film tanpa kata penghubung ini, ceritamu mungkin akan terdengar kaku seperti robot. Dengan menguasai cara kerja relative pronoun, tulisan dan percakapanmu akan terasa lebih mengalir, profesional, dan tentunya lebih enak didengar oleh lawan bicara.

Fungsi Relative Pronoun dalam Bahasa Inggris

Secara sederhana, relative pronoun berperan sebagai elemen penghubung atau “jembatan” yang menyatukan dua gagasan berbeda ke dalam satu struktur kalimat yang lebih ramping dan efektif. Dengan mengintegrasikan relative pronoun, kamu dapat memberikan informasi tambahan mengenai suatu subjek atau objek tanpa harus memulai kalimat baru, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas dan kepadatan pesan yang disampaikan. Berikut adalah rincian fungsi utama relative pronoun dalam bahasa Inggris:

Menghindari Pengulangan Kata

Dalam penulisan maupun percakapan sehari-hari, relative pronoun hadir sebagai solusi untuk menciptakan kalimat yang enak didengar. Bayangkan jika kamu terus-menerus mengulang kata benda yang sama dalam setiap kalimat percakapan tentu akan terasa patah-patah dan melelahkan. Dengan memanfaatkan kata ganti penghubung ini, kamu bisa menyatukan dua informasi yang saling berkaitan ke dalam satu struktur yang jauh lebih ringkas dan efisien tanpa kehilangan maknanya sedikit pun.

Sebagai contoh sederhana, daripada kamu menggunakan dua kalimat terpisah yang kaku seperti “I have a sister” dan “She works as a nurse”, kamu bisa menyisipkan kata “who” untuk menjembataninya menjadi “I have a sister who works as a nurse.” Di sini, kata who menjalankan peran ganda untuk menggantikan subjek (she) sekaligus bertindak sebagai konjungsi yang merekatkan informasi tambahan secara mulus. Hasilnya, transisi kalimat menjadi lebih mengalir natural dan pesan yang disampaikan terasa lebih profesional serta mudah dipahami.

Memberikan Informasi Spesifik

Relative pronoun memegang peranan penting sebagai pembuka relative clause, yaitu sebuah klausa yang bertugas memberikan informasi spesifik atau detail tambahan mengenai kata benda (noun) yang disebutkan sebelumnya. Tanpa kehadiran klausa ini, identitas kata benda dalam sebuah kalimat sering kali terasa menggantung atau terlalu umum. Sebagai contoh, dalam kalimat “The car which I bought yesterday is red,” bagian “which I bought yesterday” berfungsi sebagai penjelas krusial yang menegaskan mobil mana yang dimaksud, sehingga pendengar tidak akan bingung dengan mobil lainnya..

Memberikan Penekanan pada Kalimat

Penggunaan relative pronoun untuk memberikan penekanan khusus pada bagian tertentu dalam sebuah kalimat, sehingga informasi yang disampaikan terdengar lebih dramatis dan memiliki bobot yang lebih kuat. Dengan mengubah struktur kalimat biasa menjadi struktur yang lebih kompleks, kita secara sengaja mengarahkan perhatian pendengar atau pembaca pada poin utama yang ingin dimunculkan. Hal ini sangat berguna dalam komunikasi persuasif maupun penulisan kreatif untuk memastikan pesan inti tidak terlewatkan.

Sebagai ilustrasi, kalimat sederhana seperti “I love your honesty” dapat diubah menjadi “It is your honesty that I love most.” Dalam versi kedua ini, penggunaan kata “that” berfungsi untuk mengisolasi dan menekankan bahwa aspek “kejujuran” lah yang menjadi fokus utama kekaguman tersebut. Perubahan struktur ini menciptakan kejelasan yang lebih tajam sekaligus memberikan kesan emosional yang lebih mendalam dibandingkan sekadar pernyataan datar.

Apa Saja Jenis Relative Pronoun?

Dalam mempelajari tata bahasa Inggris, memahami jenis-jenis relative pronoun adalah langkah kunci untuk menciptakan kalimat yang lebih komplek. Dalam percakapan sehari-hari (informal), orang sering menggunakan Who untuk menggantikan Whom, atau menggunakan That untuk hampir semua situasi (baik orang maupun benda) pada posisi subjek dan objek. Namun, dalam tes bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS, pembedaan posisi ini sangat penting.

Contoh Penggunaan Relative Pronoun yang Tepat

Agar penggunaan relative pronoun kamu terdengar alami dan tepat secara tata bahasa, penting untuk memperhatikan hubungan antara kata benda yang diterangkan dengan kata ganti yang digunakan. Berikut adalah contoh penggunaan yang tepat dalam berbagai konteks:

“Who” (Sebagai Subjek Orang)

Gunakan who jika kata ganti tersebut melakukan suatu tindakan dalam anak kalimat.

  • The students who finish the test early may leave the room. (Siswa-siswa yang menyelesaikan ujian lebih awal boleh meninggalkan ruangan.)
  • I thank the man who helped me fix my tire. (Saya berterima kasih kepada pria yang membantu saya memperbaiki ban saya.)

“Whom” (Sebagai Objek Orang)

Gunakan whom jika orang yang dimaksud menerima tindakan dari orang lain.

  • The woman whom you met at the lobby is our CEO.(Wanita yang kamu temui di lobi adalah CEO kami.)
  • The candidate whom we hired has a lot of experience.(Kandidat yang kami pekerjakan memiliki banyak pengalaman.)

“Whose” (Menunjukkan Kepemilikan)

Gunakan whose untuk menggantikan kata ganti seperti his, her, its, atau their.

  • I met a writer whose books are bestsellers.(Saya bertemu seorang penulis yang buku-bukunya adalah buku terlaris)
  • The house whose roof is blue belongs to my uncle.(Rumah yang atapnya berwarna biru itu milik paman saya.)

Which (Benda/Hewan)

Gunakan untuk benda atau hewan, baik sebagai subjek maupun objek.

  • The smartphone which was released yesterday is very expensive.(Ponsel pintar yang dirilis kemarin sangat mahal.)
  • The cat which is sleeping on the sofa is mine.(Kucing yang sedang tidur di sofa itu adalah milikku.

That (Orang/Benda – Umum)

Lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari atau untuk informasi yang sangat penting.

  • Everything that he said was true.(Semua hal yang dia katakan itu benar.)
  • The flowers that grow in this garden are beautiful.(Bunga-bunga yang tumbuh di taman ini sangat indah.)

Pemahaman yang tepat mengenai posisi relative pronoun baik sebagai subjek, objek, maupun penunjuk kepemilikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas tulisan dan percakapan agar terdengar lebih profesional dan tidak kaku seperti robot. Menguasai struktur kalimat yang kompleks ini memang membutuhkan latihan intensif agar kamu bisa menggunakannya secara alami, terutama jika kamu sedang mempersiapkan diri untuk tes resmi seperti TOEFL atau IELTS.

Jika kamu ingin memperdalam kemampuan tata bahasa Inggris kamu bisa bergabung dengan ICAN English dilengkapi dengan tutor berpengalaman, kamu akan dibimbing untuk memahami setiap detail grammar dengan lebih mudah. Yuk, tingkatkan rasa percaya dirimu dan bergabunglah bersama komunitas belajar kami di ICAN English sekarang juga!

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel