Panduan Lengkap Belajar Perbedaan Him Dan His

Makin Jago Grammar! Pahami Perbedaan Him dan His Beserta Contohnya

Memahami perbedaan antara him dan his sering kali menjadi batu sandungan bagi pemula dalam belajar bahasa Inggris karena keduanya merujuk pada sosok laki-laki namun memiliki fungsi struktur yang berbeda total. Kesalahan umum biasanya terjadi karena pengguna hanya fokus pada subjeknya saja, tanpa menyadari posisi kata tersebut dalam sebuah kalimat. Jika tidak dipahami dengan benar, kalimat yang kamu susun bisa terdengar rancu atau bahkan mengubah makna pesan yang ingin disampaikan kepada lawan bicara.

Perbedaan mendasar yang harus kamu ketahui adalah bahwa him berfungsi sebagai objek (object pronoun), sedangkan his berfungsi untuk menunjukkan kepemilikan (possessive adjective/pronoun). Secara sederhana, kamu dapat menggunakan him ketika pria tersebut menjadi sasaran tindakan, seperti dalam kalimat “I called him.” Sebaliknya, kamu bisa menggunakan his ketika ingin menyatakan bahwa sesuatu adalah milik pria tersebut, misalnya “That is his car.” Dengan menguasai transisi peran ini, kamu akan lebih percaya diri dalam menyusun struktur kalimat yang lebih alami dan akurat.

Perbedaan Antara Him dan His dalam Bahasa Inggris

Berikut ini adalah cara praktis untuk melihat perbedaan antara Him dan His dalam bahasa inggris agar kamu tidak tertukar dalam menggunakannya : 

AspekHimHis
KategoriObject Pronoun (Kata ganti objek)Possessive Adjective / Pronoun (Kepemilikan)
Fungsi UtamaSebagai objek yang menerima tindakan Sebagai penunjuk kepemilikan (milik dia laki-laki).
Letak dalam KalimatBiasanya muncul setelah kata kerja atau preposisi (to, with, for, dsb).Biasanya muncul sebelum kata benda (noun).
Hubungan dengan BendaTidak bisa langsung diikuti kata benda.Wajib (atau sering) diikuti kata benda.
Terjemahan“…-nya” atau “dia” (sebagai sasaran).“Miliknya” atau “-(punya)nya”.
Contoh Penggunaan“Give it to him.” (Berikan ke dia).“This is his phone.” (Ini telepon miliknya).

Catatan Tambahan: Khusus untuk His, kata ini cukup unik karena bisa berdiri sendiri di akhir kalimat jika bendanya sudah disebutkan sebelumnya (sebagai possessive pronoun).

Tips Belajar Menguasai Him dan His

Menguasai perbedaan antara him dan his sebenarnya hanya soal membiasakan telinga dan logika kamu terhadap “siapa yang punya” dan “siapa yang kena”. Berikut adalah beberapa tips praktis agar kamu tidak tertukar lagi:

Ingat Aturan “Setelahnya Ada Apa?”

Cara tercepat untuk kamu dalam menentukan pilihan antara his dan him adalah dengan menerapkan aturan “Setelahnya Ada Apa?”, yaitu cukup dengan memperhatikan kata yang mengikuti kata ganti tersebut. Jika setelah rumpang terdapat kata benda (seperti car, book, mom, atau idea), maka hampir bisa dipastikan kamu harus menggunakan his karena fungsinya sebagai kata ganti kepemilikan. Sebaliknya, jika tidak ada kata benda yang mengikuti atau kalimat berakhir tepat di sana, maka gunakanlah him karena posisinya berfungsi sebagai objek dalam kalimat.

Gunakan Tes “Milik Siapa?”

Tes “Milik Siapa?” merupakan salah satu metode praktis lainnya untuk menentukan penggunaan kata ganti yang tepat, jika setiap kali kamu ingin menulis atau berbicara, tanyakanlah pada diri sendiri apakah kamu sedang membicarakan sebuah kepemilikan. Jika jawabannya adalah ya, yang berarti terdapat hubungan antara pemilik dan bendanya, maka kamu dapat menggunakan his. Namun, jika jawabannya adalah tidak karena kamu hanya ingin menunjuk orang tersebut sebagai sasaran atau objek tindakan, maka gunakanlah him.

Latihan Substitusi dengan Nama Orang

Metode lain yang sangat efektif untuk mempermudah kamu adalah Latihan Substitusi dengan Nama Orang, dimana kamu dapat mencoba mengganti kata ganti tersebut dengan nama laki-laki spesifik, misalnya “Budi”. Jika kalimat tetap masuk akal hanya dengan menggunakan nama “Budi”, itu menandakan posisi objek sehingga kamu harus menggunakan him (contoh: I like Budi menjadi I like him). Namun, jika kalimat tersebut membutuhkan imbuhan kepemilikan agar menjadi lebih  logis, seperti “Budi’s” (Milik Budi), maka gunakanlah his (contoh: Budi’s house menjadi His house).

Hafalkan Melalui Pasangan Kata

Metode selanjutnya yang sangat berguna untuk kamu adalah menghafal melalui pasangan kata atau kolokasi (collocation), yaitu dengan membiasakan lidah dalam mengucapkan frasa pendek yang sering digunakan agar kamu dapat memahami satu kesatuan fungsinya. Untuk Kelompok Him, latihlah sebuah frasa yang memposisikannya sebagai objek seperti (Tell him, call him, with him, for him, dan love him).

Sementara untuk Kelompok His, kamu harus fokus pada hubungan kepemilikan seperti His (name, his job, his friend, his phone, dan his hobby). Dengan sering melafalkan pasangan kata ini, maka kamu akan lebih spontan dalam menentukan pilihan kata mana yang ingin kamu pakai tanpa harus berpikir keras tentang teorinya.

Praktikkan dengan Teknik “Shadowing”

Teknik selanjutnya yang bisa digunakan untuk memperdalam pemahaman kamu terkait perbedaan him dan his adalah dengan melakukan teknik “Shadowing”, yaitu mendengarkan lagu atau menonton film dalam bahasa Inggris kemudian mengulangi kalimat yang menggunakan him atau his secara langsung.

Dalam praktiknya, perhatikan penekanan suaranya kata his biasanya diucapkan dengan cepat dan langsung menyambung (lancing) ke kata benda setelahnya karena fungsinya sebagai penjelas. Sebaliknya, kata him cenderung memiliki penekanan yang lebih kuat dan jelas karena posisinya sering berada di akhir frasa tindakan sebagai objek utama dari kalimat tersebut.

Baca Juga:
Mengenal Perbedaan Him dan Her
Panduan Belajar Perbedaan People Dan Person

Menguasai perbedaan antara him dan his adalah langkah penting untuk meningkatkan ketepatan tata bahasa Inggris kamu, kunci keberhasilannya terletak pada pemahaman peran kata tersebut dalam sebuah kalimat,  gunakan him sebagai objek yang menerima tindakan, dan gunakan his untuk menunjukkan kepemilikan yang diikuti oleh kata benda. Dengan menggabungkan teknik logika seperti aturan “Setelahnya Ada Apa?” dan lakukanlah latihan yang praktis seperti metode Shadowing, untuk kamu dapat lebih membangun kemampuan insting berbahasa Inggris yang kuat sehingga kamu tidak lagi terjebak pada kesalahan yang umum terjadi. 

Untuk mempercepat proses belajar dan memastikan penerapan tata bahasa kamu sudah akurat secara profesional, ICAN English hadir sebagai mitra belajar yang tepat. Melalui program kursus yang interaktif dan dipandu oleh tutor berpengalaman, kamu tidak hanya belajar teori secara mendalam tetapi juga dilatih untuk berani berkomunikasi dengan alami. Bersama ICAN English, setiap detail kecil dalam bahasa Inggris, termasuk penggunaan kata ganti, akan dikupas tuntas hingga kamu benar-benar mahir dan percaya diri dalam menggunakannya di situasi dunia nyata.

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel