contoh dan penjelasan nominal sentence

Contoh dan Rumus Nominal Sentence Berdasarkan Tenses 

Pernahkah kamu ingin mendeskripsikan sesuatu atau seseorang tanpa menyatakan sebuah aksi? Di sinilah Nominal Sentence berperan penting. Berbeda dengan kalimat verbal yang menceritakan tindakan (seperti berlari atau makan), kalimat nominal digunakan untuk menjelaskan identitas, sifat, profesi, atau keberadaan suatu subjek. Karena tidak memiliki kata kerja aksi, kalimat ini menggunakan to be (seperti am, is, are untuk masa sekarang, atau was, were untuk masa lalu) sebagai jembatan yang menghubungkan subjek dengan kata benda, kata sifat, atau kata keterangan.

Mempelajari kalimat nominal adalah langkah awal yang paling mendasar namun penting bagi kamu yang baru mulai belajar bahasa Inggris. Dengan menguasai pola sederhana ini, kamu bisa memperkenalkan diri dengan percaya diri, mendeskripsikan cuaca, hingga mengungkapkan perasaan kamu saat ini. Kalimat seperti “I am a student” atau “The weather is beautiful” adalah contoh nyata bagaimana kalimat nominal membantu kamu membangun komunikasi yang jelas dan informatif dalam percakapan sehari-hari.

Rumus Nominal Sentence Berdasarkan Tenses

Dalam tata bahasa Inggris, Nominal Sentence adalah kalimat yang predikatnya bukan berupa kata kerja (verb), melainkan berupa kata benda (noun), kata sifat (adjective), atau kata keterangan (adverb). Karena tidak ada kata kerja aksi, kamu wajib menggunakan Auxiliary Verb “To Be” sebagai penghubung. Berikut adalah rumus dan contoh nominal sentence dalam beberapa tenses utama

Simple Present Tense 

Bentuk kalimat nominal yang digunakan untuk menyatakan keadaan, identitas, atau karakteristik subjek dimasa sekarang tanpa melibatkan kata kerja tindakan. Dalam pola ini, ANA adalah akronim dari Adjective (kata sifat), Noun (kata benda), dan Adverb (kata keterangan), di mana to be (am, is, atau are) berfungsi sebagai penghubung utama yang disesuaikan dengan subjek kalimat.

Struktur kalimat Simple Present Tense memiliki pola 

Subjek + To Be (am/is/are) + ANA

Contoh kalimatnya : 

  • The coffee is hot. (Kopinya panas.)
  • They are very creative. (Mereka sangat kreatif.)
  • Mr. Smith is a professional pilot. (Pak Smith adalah seorang pilot profesional.)
  • It is a beautiful day. (Ini adalah hari yang indah.)
  • We are in the library right now. (Kami ada di perpustakaan sekarang.)
  • I am upstairs. (Saya ada di lantai atas.)
  • The weather is cloudy today. (Cuacanya mendung hari ini.)
  • She is a diligent student (Dia adalah seorang siswa yang rajin.)
  • We are at the cinema to watch a movie (Kami ada di bioskop untuk menonton film.)

Simple Past Tense 

Pola ini digunakan untuk menyatakan keadaan, identitas, atau lokasi subjek di masa lampau yang sudah tidak berlaku lagi saat ini. Dalam pola nominal ini, kata kerja bantu (to be) yang digunakan adalah was (untuk subjek I, He, She, It) dan were (untuk subjek You, We, They), yang kemudian diikuti oleh ANA (Adjective, Noun, atau Adverb). Berbeda dengan Simple Present, bentuk ini menekankan bahwa situasi tersebut adalah sebuah fakta atau kondisi di masa lalu. 

Struktur kalimat Simple Past Tense memiliki pola 

Subjek + was/were + ANA

Contoh kalimatnya : 

  • I was nervous yesterday. (Saya gugup kemarin.)
  • She was a teacher in 1990. (Dia adalah seorang guru pada tahun 1990.)
  • We were at the beach last weekend. (Kami ada di pantai akhir pekan lalu.)
  • The exam was very difficult. (Ujiannya sangat sulit (saat itu).)
  • They were happy to see you. (Mereka senang bertemu denganmu (kemarin).)
  • He was the captain of the team. (Dia dulu adalah kapten tim tersebut.)
  • We were neighbors for ten years.. (Kami dulu bertetangga selama sepuluh tahun.)
  • I was in Bali last month. (Saya ada di Bali bulan lalu.)

Simple Future Tense 

Pola ini digunakan untuk menyatakan keadaan, identitas, atau lokasi subjek yang diprediksi atau direncanakan akan terjadi di masa depan. Dalam pola nominal ini, kata kerja bantu will be bersifat universal karena dapat digunakan untuk semua jenis subjek (baik tunggal maupun jamak seperti I, You, They, We, He, She, It), yang kemudian diikuti oleh elemen ANA (Adjective, Noun, atau Adverb).

Penggunaan bentuk ini seringkali disertai dengan keterangan waktu mendatang, seperti tomorrow (besok), next week (minggu depan), atau soon (segera), untuk memberikan gambaran situasi yang diharapkan akan terwujud nanti.

Struktur kalimat Simple Future Tense memiliki pola 

Subjek + will\ be + ANA

Contoh Kalimatnya : 

  • The party will be very lively. (Pestanya akan sangat meriah.)
  • I will be ready in ten minutes. (Saya akan siap dalam sepuluh menit.)
  • She will be a doctor next year. (Dia akan menjadi seorang dokter tahun depan.)
  • They will be the winners. (Mereka akan menjadi pemenangnya.)
  • We will be at the office tomorrow. (Kami akan berada di kantor besok.)
  • He will be abroad for a month. (Dia akan berada di luar negeri selama sebulan.)

Present Perfect Tense 

Pola ini digunakan untuk menyatakan keadaan, identitas, atau lokasi subjek yang telah dimulai di masa lalu dan masih berlangsung hingga sekarang, atau yang baru saja terjadi dan dampaknya masih terasa. Dalam pola nominal ini, kata kerja bantu yang digunakan adalah have been (untuk subjek I, You, We, They) dan has been (untuk subjek He, She, It, Nama Orang), yang kemudian diikuti oleh elemen ANA (Adjective, Noun, atau Adverb). Penggunaan bentuk ini biasanya sering disertai dengan keterangan durasi seperti for (selama) atau since (sejak) untuk menunjukkan seberapa lama kondisi tersebut telah bertahan hingga saat ini.

Struktur kalimat Present Perfect Tense memiliki pola 

Subjek + have/has\ been + ANA

Contoh kalimatnya : 

  • She has been sick since Monday. Dia sudah sakit sejak hari Senin (dan masih sakit).
  • I have been busy all day. (Saya sudah sibuk sepanjang hari.)
  • They have been members for a year. (Mereka sudah menjadi anggota selama satu tahun.)
  • He has been a manager since 2020. (Dia sudah menjadi manajer sejak tahun 2020.)
  • We have been here for two hours. (Kami sudah ada di sini selama dua jam.)
  • The cat has been in the box. (Kucing itu sudah berada di dalam kotak (sejak tadi).

Kapan Sebaiknya Nominal Sentence Digunakan?

Dalam tata bahasa Inggris, Nominal Sentence (kalimat nominal) digunakan ketika kamu ingin menjelaskan siapa, apa, atau bagaimana subjeknya, tanpa melibatkan suatu tindakan atau aksi. Sederhananya, jika tidak ada “kata kerja aksi” (seperti lari, makan, belajar), maka kamu memerlukan kalimat nominal dengan bantuan To Be (am, is, are, was, were).

Menjelaskan Identitas atau Profesi

Penggunaan kalimat nominal untuk menjelaskan identitas atau profesi (Noun) sangat penting dalam komunikasi sehari-hari karena memungkinkan kamu untuk mendefinisikan siapa seseorang atau apa fungsi suatu benda tanpa memerlukan kata kerja aksi. Dalam struktur ini, to be (seperti am/is/are, was/were, will be, atau have/has been) berperan sebagai “tanda sama dengan” yang menghubungkan subjek dengan status atau jabatan mereka. 

Sebagai contoh, kalimat “She is a manager” menjelaskan profesinya saat ini, sementara “They will be engineers” memprediksi identitas profesional mereka di masa depan. Dengan menguasai pola nominal ini, kamu dapat dengan mudah memperkenalkan diri, menyebutkan pekerjaan orang lain, hingga mengklasifikasikan objek di sekitar kamu secara tepat sesuai dengan konteks waktunya.

Menjelaskan Sifat atau Kondisi

Penggunaan kalimat nominal untuk menjelaskan sifat atau kondisi (Adjective) berfungsi untuk memberikan gambaran visual, emosional, atau fisik mengenai subjek tanpa perlu menyatakan sebuah tindakan. Dalam konteks ini, kata kerja bantu (to be) bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan subjek dengan karakteristik atau perasaan tertentu, seperti ketika kamu ingin mengungkapkan suasana hati, kondisi cuaca, hingga karakteristik permanen. 

Dengan menguasai pola ini dalam berbagai dimensi waktu (Tenses), kamu dapat secara akurat mendeskripsikan perubahan sifat atau status mental seseorang apakah itu sesuatu yang dirasakan saat ini, pengalaman masa lalu yang sudah usai, atau sebuah harapan kondisi dimasa yang akan datang.

Menunjukkan Lokasi atau Posisi

Penggunaan pola nominal untuk menunjukkan lokasi atau posisi (Adverb of Place) sangat penting untuk memberikan informasi mengenai keberadaan seseorang atau letak suatu benda dalam ruang dan waktu. Dalam struktur ini, to be berfungsi sebagai penunjuk posisi yang menghubungkan subjek dengan keterangan tempat, baik itu posisi yang spesifik, lokasi umum, maupun arah pergerakan yang sudah terjadi atau akan datang. 

Dengan menguasai pola ini di berbagai tenses, kamu dapat memberikan konteks ruang yang jelas bagi lawan bicara apakah subjek sedang berada di sana sekarang, pernah berada di sana sebelumnya, atau direncanakan akan tiba di lokasi tersebut di masa depan.

Menyatakan Klasifikasi atau Definisi

Penggunaan pola nominal untuk menyatakan klasifikasi atau definisi sangat penting dalam konteks ilmiah maupun umum karena berfungsi untuk menetapkan kategori, identitas teknis, atau batasan makna dari suatu subjek. Dalam struktur ini, to be berperan sebagai penghubung logis yang setara dengan kata “adalah” atau “merupakan,” yang menghubungkan subjek dengan kelas atau grup besarnya agar informasi yang disampaikan bersifat objektif dan faktual. 

Dengan menggunakan pola ini dalam berbagai tenses, kamu dapat mendefinisikan suatu entitas secara statis pada masa sekarang, merujuk pada klasifikasi lama yang mungkin telah berubah dalam sejarah ilmu pengetahuan, atau memprediksi klasifikasi baru di masa depan berdasarkan hasil penelitian yang sedang berjalan. 

Baca Juga: Yuk, Kenali Rumus Past Continuous Tense Verbal dan Nominal

Sebagai kesimpulan Nominal Sentence adalah sebuah fondasi penting dalam tata bahasa Inggris yang memungkinkan kamu untuk mendeskripsikan identitas, sifat, lokasi, hingga definisi sebuah subjek secara akurat tanpa memerlukan kata kerja aksi. Dengan menguasai perubahan to be dalam berbagai tenses mulai dari Simple Present hingga Present Perfect kemampuan komunikasi kamu akan menjadi lebih terstruktur, profesional, dan mudah dipahami dalam berbagai situasi.

Untuk kamu yang ingin menguasai konsep ini lebih dalam dengan metode yang praktis dan menyenangkan, ICAN Learning Centre (ILC) hadir sebagai mitra belajar yang tepat. Di ILC, materi seperti Nominal Sentence tidak hanya diajarkan sebagai teori di atas kertas, tetapi dipraktekkan langsung melalui kurikulum yang adaptif dan tutor yang suportif, sehingga kamu bisa lebih percaya diri dalam bercakap maupun menulis dalam bahasa Inggris.

Form Konsultasi

Lengkapi Formulir berikut untuk memulai Konsultasi Gratis dengan tim ICAN English.

Form Konsultasi - Artikel